News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perbedaan Gaji Megawati Hangestri dan Pemain Grade A Red Sparks, Dua Pevoli Indonesia Bakal Temani Megatron di Korea Musim Depan

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri dengan pemain grade A di Red Sparks dan dua pevoli Indonesia temani Megatron masuk daftar program Asian Draft Quarter KOVO
Rabu, 17 April 2024 - 09:01 WIB
Yeum Hye-son, Megawati Hangestri dan Giovanna Milana
Sumber :
  • Red Sparks

tvOnenews.com - Perbandingan Gaji Megawati Hangestri dengan pemain grade A di Red Sparks dan dua pevoli Indonesia siap susul Mega ke Korea jadi berita olahraga paling populer di tvOnenews.com pada Selasa 16 April 2024.

Berikut ini dua berita olahraga paling populer pada Hari Selasa 16 April 2024 yang coba tim tvOnenews rangkum:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Segini Perbandingan Gaji Megawati Hangestri dan Pemain Grade A di Red Sparks


Red Sparks (sumber: KOVO)

Megawati Hangestri saat ini dipastikan akan bermain di Proliga Indonesia, Jakarta BIN, setelah kontraknya dengan tim voli KOrea Daejeon Red Sparks habis di akhir musim kemarin.

Meski sudah resmi membela Jakarta BIN, rumor Megawati Hangestri kembali ke Red Sparks pun masih menjadi perbincangan.

Terlebih pevoli yang dijuluki Megatron itu kembali masuk dalam daftar pemain yang akan mengikuti try out program Asian Draft Quarter dari KOVO selaku Federasi Bola Voli Indonesia.

Megawati Hangestri dan 5 pemain asing asal Asia yang sebelumnya bermain di liga voli Korea kembali masuk dalam daftar pemain yang bisa di draft musim depan.

Jika Mega kembali terpilih pada Asian Draft Quarter musim depan maka dirinya akan mendapatkan kenaikan gaji yang cukup signifikan.


Yeum Hye-son, Megawati Hangestri dan Giovanna Milana (sumber: Red Sparks)

Pasalnya KOVO pun menerapkan regulasi baru terkait gaji pemain asing pada gelaran liga voli Korea musim depan.

Disebutkan jika pemain yang terpilih dari Asian Draft Quarter akan mendapatkan bayaran 120 ribu dolar AS setara dengan Rp1,9 miliar pada tahun pertama.

Angka tersebut akan meningkat jadi 150 ribu dolar atau Rp2,4 miliar jika pemain kembali bermain di V league pada tahun kedua. 

Maka jika kembali bermain untuk Red Sparks, Mega akan mendapatkan gaji sebesar 150 ribu won atau setara dengan Rp2,4 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Angka yang diterima Mega masih terpaut jauh dengan apa yang diberikan Red Sparks untuk para pemain Grade A asal Korea.

Sebagai perbandingan, Noh Ran sebagai libero mendapatkan perpanjangan kontrak sekaligus kenaikan gaji, ia kini mendapat gaji sebesar 180 juta won atau setara dengan Rp2 miliar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT