News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Semua Lawan yang Terkena Spike Keras Megawati Hangestri Akhirnya Beri Kesaksian Jujur, Sebut Headshot Megatron Bikin Mereka...

Walau kebersamaan Megawati Hangestri dan Red Sparks telah berakhir musim ini, tapi pemain lawan yang terkena spike keras Megatron masih mengakui kehebatannya.
Jumat, 29 Maret 2024 - 14:46 WIB
Korban headshot Megawati Hangestri
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Meski Red Sparks gagal melaju ke final, tapi spike keras Megawati Hangestri masih menjadi perbincangan di Liga Korea.

Terbaru, para pemain lawan yang terkena smash keras Megawati Hangestri akhirnya mengakui kekuatan serangan dari Megatron tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megawati Hangestri telah menyelesaikan petualangannya di luar negeri bersama tim Red Sparks dalam satu musim kalender V-League 2023/2024.

Megawati Hangestri didatangkan pada Juli 2023 untuk mengisi peran Opposite di Red Sparks melalui jalur Asian Draft Quarter yang baru diterapkan musim ini.

Awalnya, banyak penggemar voli Korea yang meragukan pilihan dari pelatih Ko Hee-jin karena memutuskan untuk merekrut Megawati Hangestri.

Akan tetapi, Megawati Hangestri menegaskan jika asumsi itu salah dan dia langsung membuktikannya dengan tak tergantikan sebagai pemain utama Red Sparks.

Megawati Hangestri menjadi pencetak skor terbanyak untuk Red Sparks musim ini dengan 797 poin dari 37 pertandingan hingga play-off musim semi V-League usai.

tvonenews

Pevoli asal Indonesia itu juga masuk ke jajaran top skor Liga Korea dengan menempati peringkat ketujuh serta terpilih sebagai MVP di putaran pertama.

Kepiawaiannya tersebut sampai mengantarkan Red Sparks memecahkan sejumlah rekor sensasional, salah satunya ialah lolos ke play-off musim semi V-League.

Ini menjadi pencapaian terbaik untuk Red Sparks setelah mereka melakukan hal serupa pada tujuh tahun silam atau di musim 2016/2017.

Bukan hanya soal prestasi, Megawati Hangestri juga dikenal penggemar voli memiliki spike yang cukup kuat selama berkarier di Liga Korea.

Bahkan, spike keras yang dilepaskan Megawati Hangestri ketika melakukan serangan terhitung tiga kali mengenai bagian wajah pemain lawan.

Pertama kali spike Megawati Hangestri mengenai pemain lawan ialah saat dia tengah bermain bagi Red Sparks menghadapi tim papan atas musim ini, Suwon Hyundai E&C Hillstate.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, spike yang dilepaskan Mega tepat mengenai wajah pemain Suwon Hyundai E&C Hillstate yakni Lee Da-hyeon hingga membuatnya tersungkur.

Momen itu lantas membuat rekan Lee Da-hyeon di Suwon Hyundai E&C Hillstate yakni Yang Hyo-jin memberi kesaksian terkait spike keras dari Megawati Hangestri.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT