News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seharusnya Dua Atlet Cantik Ini Jadi Rival Megawati Hangestri di Red Sparks, tapi Mereka Dipaksa Keluar dan Tak Boleh Lagi Main di Liga Korea karena...

Sebelum datang ke Red Sparks, Megawati Hangestri sebenarnya bisa menghadapi dua pevoli kembar Korea Selatan ini. Namun itu semua tak terealisasi sampai kini.
Minggu, 24 Maret 2024 - 21:49 WIB
Megawati Hangestri bersama dua pevoli kembar Lee Da-young dan Lee Jae-young
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Megawati Hangestri sebenarnya berpeluang hadapi dua pevoli cantik Timnas Korea Selatan saat tampil untuk Red Sparks.

Namun, hal itu urung terjadi karena pevoli kembar tersebut didepak dari kompetisi V-League dan Timnas Korea Selatan pada musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megawati Hangestri menjadi salah satu rekrutan terbaik Liga Korea musim ini setelah membawa Red Sparks melaju untuk pertama kalinya ke play-off musim semi V-League.

Megawati Hangestri dipilih langsung oleh pelatih Ko Hee-jin melalui Asian Draft Quarter untuk mengisi satu slot pemain asing Asia di tim Red Sparks.

Hasilnya, pilihan Ko Hee-jin tak sedikitpun meleset karena Megawati Hangestri langsung beradaptasi dengan cepat bersama Red Sparks di Liga Korea.

Megawati Hangestri langsung menjadi pencetak skor terbanyak bagi Red Sparks sekaligus pada urutan ketujuh di V-League 2023/2024.

Akan tetapi, Megawati Hangestri seharusnya bakal berhadapan dengan dua atlet voli kembar yang sebelumnya tampil untuk Timnas Korea Selatan ini.

tvonenews

Keduanya sempat populer bagi para penggemar voli meskipun kini atlet kembar itu tak lagi berkesempatan untuk kembali ke Liga Korea.

Atlet voli kembar asal Korea Selatan yang dimaksud ialah Lee Dae-young dan Lee Jae-young yang seharusnya bisa dihadapi Megatron di V-League.

Saudara kembar ini lahir di salah satu kota kecil Korea Selatan yakni Iksan, Jeollabuk-do pada 15 Oktober 1996 dan menjelma jadi idola penggemar voli.

Bukan karena kepiawaiannya saja dalam olah bola voli, Lee Dae-young dan Lee Jae-young juga sama-sama memiliki paras yang cantik ala wanita Korea Selatan.

Lee Dae-young bahkan pernah meraih gelar setter terbaik di Liga Korea dari tahun 2017 hingga 2020 bersama dua tim yang ia bela yakni Suwon Hyundai Hillstate dan Pink Spiders.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keduanya juga pernah mengunjungi Indonesia tepatnya saat Asian Games 2018 ketika membawa Timnas Korea Selatan meraih medali perak.

Tidak hanya itu, Lee Dae-young dan Lee Jae-young sebelumnya sukses mempersembahkan medali emas Asian Games 2014 di Incheon.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT