News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Padahal Rival di Lapangan, Ratu Voli Korea Secara Mengejutkan Beri Pesan pada Megawati Hangestri, Jujur Dia Ingin Megatron...

Ratu voli Korea, Kim Yeon-koung, secara mengejutkan memberikan dukungan kepada tim yang diperkuat Megawati Hangestri yakni Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks.
Sabtu, 2 Maret 2024 - 11:29 WIB
Kolase foto Kim Yeon-koung dan Megawati Hangestri
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Ratu voli Korea, Kim Yeon-koung, secara mengejutkan memberikan pernyataan dukungan kepada tim yang diperkuat Megawati Hangestri yakni Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks.

Setelah pertandingan antara Pink Spiders melawan Korean Expressway Hi-pass, Kim Yeon-koung (KYK) berharap kalau Megawati Hangestri Cs bisa menang atas Hyundai Hillstate pada lanjutan liga voli Korea.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itu merupakan pernyataan yang cukup mengejutkan mengingat persaingan antara Pink Spider dan juga Red Sparks musim ini.

Red Sparks (sumber: KOVO)

Terlebih duel antara Megawati Hangestri dengan Sang Ratu Voli Korea kerap kali mencuri perhatian pecinta voli Korea Selatan.

Namun dukungan itu bukan tanpa sebab, Kim Yeon-koung berharap Red Sparks bisa menang atas Hyundai Hillstate agar Pink Spiders bisa menggesernya posisi Hillstate di puncak klasemen.

Pada klasemen sementara V-league, Hyundai Hillstate kini kokoh di puncak klasemen dengan torehan 72 poin unggul 2 poin dari Pink Spiders dibawahnya.

Sementara Hillstate akan berjumpa Red Sparks pada lanjutan Liga Voli Korea pada Sabtu 2 Maret 2024.

"Saya berharap Red Sparks bisa mengalahkan Hyundai Hillstate dan membuat kami berpeluang untuk finis di posisi pertama klasemen," kata Kim Yeon-koung.

"Kami kalah dari Red Sparks di pertandingan sebelumnya, padahal jika menang kami bisa saja memimpin klasemen," lanjutnya.


Kolase foto Kim Yeon-koung dan Megawati Hangestri (sumber: Kolase tvOnenews.com)

KYK juga memuji penampilan Red Sparks yang sedang dalam tren positif di beberapa pertandingan terakhirnya pada gelaran V-league.

"Kami telah melihat tren peningkatan Red Sparks musim ini. Megawati Pertiwi dan Giovanna Milana memiliki daya tembak yang bagus," terang Kim Yeon-koung.

"Mereka adalah lawan yang harus kami hadapi di babak play off. Kami tidak punya pilihan selain mewaspadai tren positif mereka," tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada putaran terakhir liga voli Korea musim ini, Red Sparks menyisakan 4 pertandingan lagi sebelum masuk ke babak play off.

Anak asuh Ko Hee-jin itu kini duduk di peringkat 3 kaslemen sementara dengan raihan 56 poin dan berpeluang besar melaju ke babak play off.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT