News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cuma Gara-gara Gaji Rp9 Miliar dan Apartemen Mewah? Ternyata Alasan di Balik Megawati Hangestri Hengkang dari Manisa BBSK Turki itu....

Megawati Hangestri hengkang dari klub Turki, Manisa BBSK, hanya beberapa pekan setelah bergabung. Apakah gara-gara soal gaji dan fasilitas mewah di Turki?
Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:11 WIB
Megawati Hangestri di Manisa BBSK
Sumber :
  • instagram/manisabbsk

Meski keputusannya cukup mengejutkan, banyak yang menilai langkah Megawati bukan tanpa pertimbangan. 

Di balik rumor kepergian mendadak itu, beredar kabar bahwa sang “Megatron” tengah menjadi incaran klub lain di Eropa dengan tawaran fasilitas supermewah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak heran, mengingat statusnya sebagai salah satu pevoli Asia paling produktif yang menembus jajaran tiga besar pencetak poin terbanyak di Liga Voli Korea musim lalu bersama Daejeon Jungkwanjang Red Sparks

Prestasi ini menjadikan Megawati sosok yang diminati banyak klub, terutama di Eropa yang mulai melirik talenta Asia Tenggara.

Di Turki sendiri, pemain asing kerap menerima fasilitas kelas atas. Menurut Inside Volley Country, rata-rata gaji pevoli asing di liga tersebut mencapai 500 ribu euro per musim atau sekitar Rp9,5 miliar. 

Bahkan, Tran Thi Thanh Thuy dari Vietnam pernah menerima bayaran sekitar 250 ribu euro (Rp4,7 miliar) plus akomodasi mewah, mulai dari apartemen di pusat kota, mobil pribadi dengan sopir, hingga sepeda latihan khusus (VNExpress, 5 Februari 2024). 

Dengan reputasi dan produktivitasnya yang tinggi, Megawati diyakini berpeluang mendapatkan fasilitas serupa, bahkan lebih besar dari itu.

Megawati Hangestri resmi tinggalkan Manisa BBSK lebih awal.
Megawati Hangestri resmi tinggalkan Manisa BBSK lebih awal.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram.com/manisabbsk_voleybol / KOVO

 

Karena itu, kepindahannya ke Turki awalnya dianggap sebagai peningkatan karier dan gaya hidup, menggabungkan antara prestasi dan kenyamanan. 

Pengakuan global terhadap Megawati membuktikan bahwa talenta Indonesia mampu bersaing di liga top dunia. 

Terlepas dari keputusannya mundur dari Manisa, Megawati tetap menjadi simbol kebanggaan olahraga Tanah Air, bukan hanya karena ketajamannya di lapangan, tetapi juga keberaniannya mengambil keputusan besar demi masa depan kariernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini publik menantikan ke mana langkah Megawati berikutnya. Apakah benar ia akan segera bergabung dengan klub baru? Atau fokus sepenuhnya membela Merah Putih di SEA Games sebelum kembali ke kancah profesional?

Apa pun pilihannya, satu hal pasti: nama Megawati Hangestri Pertiwi akan terus menjadi sorotan dunia voli internasional. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT