News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fans Berbondong-bondong 'Tinggalkan' Megawati Hangestri Cuma Gegara hal ini, Bahkan Tak Lama Megatron Langsung Hapus....

Fans berbondong-bondong unfollow Megawati Hangestri cuma gegara hal ini. Bahkan Megatron sampai hapus postingannya di Instagram. Ada apa?
Selasa, 2 September 2025 - 20:34 WIB
Debut Megawati Hangestri di Manisa BBSK
Sumber :
  • Besism Dutlulu

tvOnenews.com - Fans berbondong-bondong unfollow Megawati Hangestri cuma gegara hal ini. Bahkan Megatron sampai hapus postingannya di Instagram. Ada apa?

Gelombang demonstrasi yang berlangsung minggu lalu buntut isu kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR ternyata ikut menyeret nama salah satu atlet kebanggaan Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah panasnya situasi politik tanah air, sebagian fans mendadak menyatakan kecewa dan bahkan memilih unfollow idolanya di media sosial. 

Penyebabnya bukan performa di lapangan, melainkan pandangan politik yang diunggah sang bintang voli di akun pribadinya.

Megawati, yang biasanya jadi sorotan karena smash kerasnya, kali ini ramai dibicarakan karena unggahannya soal Presiden RI, Prabowo Subianto. 

Dalam postingan yang sempat beredar luas di platform X (Twitter), Mega menulis pernyataan bernada kritik terhadap pihak yang disebutnya telah merusak bangsa.

“Presidennya difitnah dimaki-maki, rakyat dan petugas jadi korban. Sementara dalang dari rusaknya negara, lagi sibuk ke luar negeri dengan alasan kerja sangat tidak etis bukan di tengah-tengah kekacauan,” tulis Megawati dalam unggahan yang kini sudah dihapus.

Namun, meski postingan itu dihapus, jejak digital keburu menyebar luas. Unggahan tersebut langsung viral, menimbulkan perdebatan sengit di jagat maya, terutama di tengah suasana politik yang sedang memanas akibat gelombang protes terkait DPR.

Fans Kecewa, Tinggalkan Megatron Gegara Hal ini

Banyak warganet merasa kecewa, terutama karena Mega selama ini dianggap sebagai figur publik yang harus netral dari hiruk-pikuk politik. Komentar tajam pun bermunculan. Salah satu akun menulis, “Even udah dihapus pun bakal ke-cancel.”

Ada pula yang menegaskan kekecewaannya secara lebih terang-terangan, “Mega? Demi apa? Aku punya akun fanbasenya, apakah harus aku alihfungsikan? Kecewa banget.”

Unggahan itu praktis membuat sebagian penggemarnya menarik dukungan. Bahkan ada yang menyatakan secara terbuka bahwa mereka telah berhenti mengikuti akun resmi Mega di berbagai platform. 

Fenomena unfollow massal ini menjadi sorotan karena sebelumnya Megawati selalu mendapat dukungan penuh dari fans, baik ketika bermain di Red Sparks, Korea Selatan maupun saat melanjutkan karier di Turki bersama Manisa BBSK.

Situasi ini jelas menjadi blunder besar bagi Megatron, yang biasanya viral karena prestasi kini ramai dibicarakan karena kontroversi. Publik menilai, meskipun unggahan sudah dihapus, citra Mega sebagai atlet profesional ikut tercoreng.

Bagi sebagian penggemar, keberpihakan Mega dianggap tidak sensitif dengan situasi rakyat yang sedang geram akibat isu kenaikan gaji DPR. Dalam kondisi demonstrasi yang penuh gesekan, komentar publik figur bisa dianggap memicu perpecahan.

Padahal, karier Megawati sebagai salah satu opposite terbaik Indonesia sedang berada di puncaknya. Penampilannya di liga internasional sempat membuatnya. Sayangnya, reputasi gemilang itu kini dibayangi oleh sorotan negatif dari warganet Tanah Air.

Kini, pertanyaan besar muncul: bagaimana masa depan popularitas Megawati di mata publik Indonesia? Apakah Megatron bisa menerima kembali idolanya, atau justru memilih meninggalkan?

Satu hal yang jelas, blunder politik ini sudah menimbulkan keretakan antara Mega dan penggemarnya. Sebagian pengamat media sosial menyebut kasus ini sebagai contoh nyata betapa berisikonya ketika seorang atlet terjun ke ranah politik di tengah kondisi sosial yang sensitif.

Mega memang masih menjadi pemain andalan klubnya di Turki, namun di dunia maya, dukungan fans di negeri sendiri mulai terbelah. Warganet kini lebih banyak memperdebatkan sikap politiknya ketimbang kiprah gemilangnya di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, kontroversi ini menjadi pengingat keras bagi publik figur: satu unggahan di media sosial bisa mengubah persepsi, bahkan dari mereka yang dulu setia mendukung. 

Perjalanan ke depan tidak hanya soal mempertahankan prestasi, tetapi juga mengembalikan kepercayaan penggemar yang sempat meninggalkannya. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT