News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Juga Main di Turki, Megawati Hangestri Sudah Dapat Tugas Berat dan Target Tinggi di SEA V League 2025? Ketum PBVSI Sebut Kedatangan Megatron....

Megawati Hangestri didapuk jadi Kapten, Timnas Voli Putri Indonesia di SEA V League 2025. Ketum PBVSI beri target tinggi pada Megatron dkk untuk bisa meraih tiket
Kamis, 31 Juli 2025 - 12:18 WIB
Megawati Hangestri di timnas Voli Putri Indonesia
Sumber :
  • Instagram - Megawati Hangestri

tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi kembali ke panggung internasional dengan peran penting sebagai kapten tim nasional voli putri Indonesia untuk ajang SEA V League 2025. 

Pemain yang akrab disapa “Megatron” ini dipercaya oleh pelatih dan federasi untuk memimpin skuad Merah Putih dalam turnamen yang sangat krusial, sekaligus menjadi batu loncatan menuju AVC Nations Cup 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah absen membela timnas di AVC Challenge Cup 2025 karena melangsungkan pernikahan, Megawati kini siap tampil penuh dan memimpin Indonesia dalam dua putaran SEA V League 2025 yang akan digelar di Nakhon Ratchasima, Thailand (1–3 Agustus) dan Ninh Binh, Vietnam (8–10 Agustus). 

Di sela tugasnya bersama timnas, Mega juga tengah bersiap memulai karier barunya di Liga Voli Turki bersama Manisa BBSK, yang menandai langkah maju dalam karier internasionalnya usai sukses di Liga Korea bersama Daejeon Red Sparks.

Megawati Hangestri saat diwawancarai awak media di pelepasan Timnas Voli Putri Indonesia ke SEA V League 2025.
Megawati Hangestri saat diwawancarai awak media di pelepasan Timnas Voli Putri Indonesia ke SEA V League 2025.
Sumber :
  • tvOne - Ilham Giovani Pratama

 

Dalam konferensi pers yang berlangsung di Bogor pada 29 Juli 2025, Megawati menekankan bahwa fokus utamanya sebagai kapten adalah menjaga kekompakan tim. 

“Chemistry aja sih, karena kami benar-benar punya chemistry yang bagus banget dari tahun-tahun sebelumnya. Mungkin aku akan terus menjaga chemistry ini biar lebih baik,” ungkapnya. 

Ia juga menyadari peran kapten berbeda dari sebelumnya, karena kini ia harus memikirkan kondisi mental dan sinergi tim secara menyeluruh. 

“Sebelum-sebelumnya pikiran saya juga cuma main. Sekarang harus mikirin yang lain juga,” imbuhnya.

Target timnas di SEA V League 2025 pun tidak main-main. PBVSI melalui Ketua Umum Imam Sudjarwo menargetkan Timnas Voli Putri Indonesia untuk finis di posisi dua besar. 

Hasil ini diperlukan agar timnas bisa mengamankan tiket menuju AVC Nations Cup 2026, mengingat hanya satu slot tersisa karena Thailand sudah lolos otomatis sebagai tuan rumah.

Imam Sudjarwo selaku Ketum PBVSI bersama Octavian (pelatih Timnas Voli Putri Indonesia) dan Megawati Hangestri.
Imam Sudjarwo selaku Ketum PBVSI bersama Octavian (pelatih Timnas Voli Putri Indonesia) dan Megawati Hangestri.
Sumber :
  • tvOne - Ilham Giovani Pratama

 

“Peringkat FIVB timnas voli putri Indonesia kini sudah naik dari 54 ke 48. Ini pencapaian luar biasa dan saya berharap anak-anak termotivasi. Target kami adalah masuk dua besar di SEA V League untuk bisa ke AVC Nations Cup,” ujar Imam dalam keterangannya. Ia juga menyoroti pentingnya momentum dari training camp panjang yang telah dijalani tim dalam beberapa bulan terakhir.

Pelatih kepala timnas, Octavian, juga menunjukkan optimisme tinggi. Kehadiran kembali Megawati, ditambah tambahan pemain berpengalaman seperti Asih Titi Pangestuti dan Arsela Nuari Purnama, membuat komposisi tim dinilai lebih solid. 

“Saya percaya diri karena kami kedatangan Megawati, Asih, dan Arsela. Kami yakin bisa meraih kemenangan atas Vietnam,” kata pelatih yang pernah menukangi Jakarta BIN tersebut.

Ia menambahkan, “Menghadapi Thailand, kami akan belajar sebanyak mungkin karena mereka lawan kuat. Tapi lawan Vietnam kami harus menang. Filipina juga wajib dikalahkan.”

Pelatih Timnas Voli Putri Indonesia, Octavian bersama Megawati Hangestri jelang SEA V League 2025.
Pelatih Timnas Voli Putri Indonesia, Octavian bersama Megawati Hangestri jelang SEA V League 2025.
Sumber :
  • tvOne - Ilham Giovani Pratama

 

Dalam sejarah SEA V League, pencapaian terbaik Indonesia adalah saat finis di peringkat dua pada edisi 2019. 

Namun, dalam beberapa edisi terakhir, Indonesia justru harus puas hanya berada di posisi ketiga, bahkan turun di bawah Filipina dan Vietnam pada 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, dengan Megawati sebagai kapten dan dukungan penuh dari PBVSI serta kombinasi pemain yang solid, Timnas Voli Putri Indonesia punya peluang besar untuk mencetak sejarah baru. 

SEA V League 2025 bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momen penentuan nasib Indonesia di panggung Asia mendatang. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT