News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak Artis ini Calon Penerus Megawati Hangestri? Kini Jadi Salah Satu Bintang Juga di Proliga

Anak artis ini bersinar di Proliga 2025 bersama Yogya Falcons, digadang-gadang jadi penerus Megawati Hangestri berkat bakat dan pengalaman luar negeri.
Rabu, 23 Juli 2025 - 14:07 WIB
Adjani Zahra dan Megawati Hangestri
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Meski menempuh pendidikan di luar negeri, kecintaannya pada voli tidak pernah surut. Ia tetap aktif bermain voli di Australia dan berhasil meraih level kompetitif di sana.

Kemampuannya membagi waktu antara akademik dan olahraga menjadi salah satu keunggulan karakter pribadi Adjani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjalanan Karier Voli Adjani Zahra

Karier voli Adjani dimulai saat bergabung dengan klub Maluku Jakarta. Namun, karena melanjutkan studi ke Australia, ia sempat berhenti berkompetisi di Indonesia. 

Di Australia, ia memperkuat tim NSW Phoenix U23 dan tampil dalam Australian Junior Volleyball Championship 2023. 

Performanya mencuri perhatian hingga akhirnya dipromosikan ke tim utama NSW Phoenix untuk tampil di Australian Volleyball Super League (AVSL).

Sebagai middle blocker, Adjani menunjukkan keahlian luar biasa dalam membaca permainan lawan, melakukan blok, dan serangan cepat. 

Pengalaman bertanding di kompetisi elite Australia membuatnya semakin matang sebagai atlet.

Pada Desember 2024, Adjani mengambil keputusan penting dengan kembali ke Indonesia dan bergabung bersama Yogya Falcons. 

Keputusan ini sekaligus menjadi debutnya di liga voli profesional Indonesia, yaitu Proliga.

Sebelumnya, ia tampil lebih dulu di turnamen Yogya Volley Cup 2024 di Sleman, sebagai ajang uji coba sebelum masuk Proliga 2025.

Di pertandingan perdananya dalam turnamen tersebut, Adjani belum diturunkan. 

Namun pada laga kedua melawan Ganevo SC, ia mencatat debut bersejarah dengan membantu Yogya Falcons menang dalam empat set. Kemenangan ini memperlihatkan kontribusi aktif Adjani sebagai middle blocker.

Pada laga resmi pertama di Proliga 2025 melawan Jakarta Elektrik PLN, Yogya Falcons kalah 0-3. 

Meski begitu, Adjani tampil menjanjikan dengan mencetak lima poin dari spike dan blok.

Meski masih butuh adaptasi terhadap ritme permainan tim, penampilannya mendapat perhatian karena mampu bersaing di level profesional.

Sayangnya, Yogya Falcons menjadi satu-satunya tim yang tidak lolos ke babak final four setelah gagal meraih satu kemenangan pun sepanjang kompetisi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, Adjani tetap tampil konsisten dan menunjukkan potensi besar yang dimilikinya.

Pelatih tim mengapresiasi semangat dan kerja kerasnya, meski menekankan perlunya peningkatan koordinasi tim dan pengalaman bertanding.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT