News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Padahal Rival Bebuyutan, tapi Si Ratu Ting Tang Harus Jujur, Bilang Wajar jika Korea Menyukai Megawati Hangestri: Yang Membuat Aku Kagum Bukan...

Ratu Ting Tang, Lee Da-hyeon berani jujur soal kelakuan Megawati Hangestri. Pantas saja Megatron dapat respect dari semua pemain bahkan warga Korea, ternyata ka
Jumat, 7 Maret 2025 - 14:47 WIB
Padahal Rival Bebuyutan, tapi Si Ratu Ting Tang Harus Jujur, Bilang Wajar jika Korea Menyukai Megawati Hangestri Yang Membuat Aku Kagum Bukan...
Sumber :
  • Tangkapan layar youtube ballbalan / Red Sparks

tvOnenews.com - Megawati Hangestri, pemain voli asal Indonesia yang bermain di Liga Voli Korea, semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat Korea. 

Selain kemampuannya yang luar biasa dalam menyerang, sikap rendah hati dan sportivitasnya juga membuatnya dihormati oleh para pemain dan penggemar voli di Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu momen yang membuktikan hal tersebut terjadi ketika Megawati Hangestri tanpa sengaja melakukan smash keras yang mengenai wajah pemain Hyundai Hillstate, Lee Da-hyeon.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena Lee Da-hyeon yang dikenal sebagai Ratu Ting Tang menjadi korban pertama dari spike mematikan Megawati di ajang V-League.

Kejadian tersebut berlangsung pada musim lalu, ketika Megawati menerima servis dari Lee Da-hyeon, lalu melepaskan serangan tajam dari sisi kanan lapangan.

Bola hasil pukulan kerasnya meluncur dengan kecepatan tinggi dan tepat mengenai wajah Lee Da-hyeon, yang langsung jatuh tersungkur sambil memegangi wajahnya.

Melihat kejadian itu, para pemain Hyundai Hillstate segera menghampiri Lee Da-hyeon untuk memastikan kondisinya. 

Foto Lee Da-hyeon
Foto Lee Da-hyeon
Sumber :
  • Instagram Lee Da-hyeon

 

Namun, yang menarik perhatian publik adalah tindakan Megawati Hangestri yang turut menghampiri lawannya.

Menunjukkan kepeduliannya dengan meminta maaf dan memastikan bahwa Lee Da-hyeon baik-baik saja. 

Sikap ini menunjukkan bahwa meskipun ia memiliki pukulan yang mematikan, Megawati tetap menjunjung tinggi sportivitas dan rasa empati terhadap sesama pemain.

Setelah insiden itu, pelatih Hyundai Hillstate memutuskan untuk menarik Lee Da-hyeon dari pertandingan agar mendapatkan perawatan medis. 

Ia terlihat meninggalkan lapangan sambil mengompres bagian pipinya yang terkena smash keras Megawati. 

Seusai pertandingan, Lee Da-hyeon berbagi pengalamannya kepada rekan setimnya, Yang Hyo-jin. 

Ia mengaku bahwa kejadian itu membuatnya tidak nyaman untuk kembali bermain saat itu dan bahkan hampir pingsan setelah terkena bola di wajahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dia mengatakan kepada saya kalau dia seperti mau pingsan ketika terkena smash itu,” ungkap Yang Hyo-jin, seperti dikutip dari tvOnenews.com. 

“Saat itu, saya ada di dekatnya dan melihat langsung kejadiannya. Saya tidak bisa membayangkan jika bola itu mengenai wajah saya sendiri.”

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT