News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Klub Tajir asal Qatar Ini Kepincut dengan Hijab dan Spike Keras Megawati Hangestri, Siap Boyong Megatron dari Red Sparks

Di tengah ketidakjelasan kontrak Megawati Hangestri bersama Red Sparks, muncul rumor dari sejumlah klub tajir atau kaya raya untuk memikat pevoli berhijab asal
Sabtu, 30 Maret 2024 - 21:12 WIB
Klub Tajir asal Qatar Ini Kepincut dengan Hijab dan Spike Keras Megawati Hangestri, Siap Boyong Megatron dari Red Sparks
Sumber :
  • Tangkapan layar

tvOnenews.com - Megawati Hangestri dikabarkan tengah diminati klub voli putri kaya raya asal Qatar yaitu Mersun VC.

Kub voli yang kini berada di posisi kedua klasemen sementara liga voli Qatar ini dikabarkan sudah lama memantau permainan dari Megawati Hangestri bersama Red Sparks musim ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Mersun VC Elaha Porsaleh membenarkan kabar itu dan tak menampik kemungkinan klubnya saat ini tengah mengajukan ketertarikannya kepada atlet voli asal Indonesia tersebut. 

Pelatih asal Kazakhstan itu mengaku tertarik untuk mendatangkan Megawati Hangestri karena permainan Megawati dirasa akan cocok dengan permainan timnya saat ini. 

Tak hanya mempertimbangkan soal permainan Megawati, Porsaleh juga mempertimbangkan masalah berpakaian di negeri Qatar yang mewajibkan para pemainnya menggunakan pakaian tertutup serta hijab. 

Elaha juga mengatakan bahwa banyak sekali para pemain bidikannya yang menolak dengan aturan tersebut dan akhirnya mereka pun gagal untuk memperkuat Mersun VC.

Maka dari itu jika dilihat dari penampilan Megawati Hangestri yang selalu menggunakan hijab cocok baginya untuk bermain di negeri muslim terkaya itu.

Apalagi pelatih berusia 42 tahun itu tengah butuh sosok pevoli dengan insting tajam dalam mencetak poin. 

Mersun VC sendiri pada musim ini tengah bersaing ketat memperebutkan posisi puncak di liga voli Qatar bersama rivalnya saat ini yaitu Al Rayyan. 

Namun sayangnya salah satu kekurangan dari liga voli putri Qatar ini adalah dari segi penonton yang sangat minim. Bahkan bisa disebut tak ada yang berminat menonton pertandingan voli putri Qatar. 

Hal itu dapat dilihat dari pertandingan Mersun VC melawan klub-klub asal Qatar lainnya yang terlihat sepi penonton yang menandakan kurangnya antusias dari penonton. 

Mersun VC disebut-sebut telah mengajukan proposal pada Red Sparks awal bulan Februari lalu karena mengetahui kontrak Megawati Hangestri akan segera habis pada bulan April mendatang.

Klub voli tajir asal Qatar tersebut berani mengajukan proposal karena klubnya Megawati saat ini yaitu Red Sparks belum memberikan tanda-tanda akan memperpanjang kontrak pemain asal Jember tersebut. Tentu saja ini menjadi semacam lampu hijau untuk klub Mersun VC mendekati Megawati dan membujuknya untuk segera keluar dari tim asal negeri ginseng tersebut. 

Tak heran jika nama juga Megawati Hangestri masuk dalam radar incaran klub-klub lain asal luar negeri. 

Tak hanya performanya saja yang sedang bagus-bagusnya namun efek antusiasme penonton yang dihadirkan Megawati Hangestri bagi klubnya juga menjadi pertimbangan.

Kehadiran Mega diharapkan dapat berpengaruh pada minat penonton liga voli putri Qatar, terutama klubnya yang meminatinya saat ini yaitu Mersun VC. 

Mersun VC juga bukan tanpa alasan untuk merekrut seorang Megawati Hangestri karena klub mereka saat ini tengah diterpa badai cedera.

Beberapa pemain mereka mengalami cedera sehingga butuh tambahan pemain untuk melengkapi. 

Mersun VC juga ingin melakukan beberapa perombakan besar dalam skuad mereka untuk putaran dua nanti. 

Tim voli putri papan atas asal Qatar tersebut juga melepas beberapa pemain intinya seperti Sabrina Amatillah dan juga Laya Fashada yang memutuskan untuk hengkang ke klub Qatar lainnya yaitu Al Rayyan. 

Sebagai gantinya beberapa bidikan masuk dalam daftar skuad Mersun VC untuk putaran kedua nanti, termasuk naam Megawati Hangestri. 

Kehadiran pemain berjuluk Megatron itu akan menghadirkan persaingan ketat di posisi opposite dan akan bersaing dengan opposite timnas Qatar saat ini yaitu Sarmila Alwada. 

Namun Sarmila Alwada kemungkinan baru akan hadir di putaran kedua nanti setelah kontraknya habis pada akhir musim dengan salah satu klub asal Kazakhstan yaitu Pavlodar. 

Apabila benar Megawati Hangestri berlabuh ke Qatar jelas saja itu akan menjadi kesempatan berharga untuk Megawati bisa bermain dan menimba ilmu di sana.

Dan tentu saja akan menjadi kerugian besar bagi timnya saat ini yaitu Red Sparks. Padahal mereka sedang mengalami tren permainan yang sangat baik. 

Itu akan menjadi bumerang bagi tim Red Sparks saat ini jika mengikhlaskan pemain kunci seperti Megawati meninggalkan tim dalam keadaan sedang bagus-bagusnya seperti sekarang.

Sebagaimana mereka akhirnya lolos ke babak playoff setelah terakhir kali sejak 2017/2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(amr)

Follow tvOnenews.com di sini Google News.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT