Bacaan Doa Buka Puasa Ramadhan Sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW, Benarkah Allahumma Laka Shumtu?
- iStockPhoto
Jakarta, tvOnenews.com - Setiap datang bulan Ramadhan, umat Islam di Indonesia sering menggunakan bacaan doa buka puasa yang populer. Kebanyakan membaca lafal "Allahumma Laka Shumtu".
Bacaan doa buka puasa ini sangat populer dilafalkan di masjid, televisi, hingga media sosial. Akan tetapi, sebagian kalangan umat Islam bertanya apakah doa tersebut bagian sunnah Nabi Muhammad SAW.
Jika bukan menggunakan lafal "Allahumma Laka Shumtu", seperti apa bacaan doa buka puasa sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW? Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) akan mengupasnya agar tidak keliru.
UAH menyampaikan, doa buka puasa bukanlah Allahumma Laka Shumtu. Ada bacaan doa lainnya yang menjadi kebiasaan dari Nabi Muhammad SAW saat ingin berbuka puasa.
"Pada umumnya memiliki terjemahan dengan telah hilang haus itu, dan basah tenggorokan, dan tetap sekarang pahala dari Allah. Insya Allah jika Allah berkehendak seluruhnya," ungkap UAH dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube Ceramah Pendek, Rabu (18/2/2026).
Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

- iStockPhoto
Dilansir dari buku 101 Doa Anak Saleh karya dari Tim Darul Ilmi, berikut bacaan doa buka puasa berdasarkan kebiasaan Nabi Muhammad SAW.
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى
Bacaan Latin: Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-allah taala.
Artinya: "Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah pasti ganjaran, dengan kehendak Allah Ta'ala." (HR. Abu Dawud, Daruquthni, Hakim & Nasa'i)
Bacaan doa ini tercantum dalam hadis riwayat Abu Dawud Nomor 2357 dari Ibnu Umar Radhiyallahu 'Anhu.
Kenapa doa buka puasa dengan bacaan "Dzahabadh dzhama-u wabtallatil" menjadi sunnah? UAH menegaskan, Nabi Muhammad SAW sering menggunakan lafal tersebut.
"Karena Rasulullah adalah kebiasaan, Nabi terbiasa dengan yang ini, karena Rasulullah SAW, ketika berbuka beliau berdoa 'Dzahabadh dhoma-u wabtalatil uruqu wa tsabatal ajru insyaa-Allah'," terang UAH.
Load more