News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketika Ibu Selalu Cemburu pada Istri Anaknya, Siapa yang Wajib Diprioritaskan? Ustaz Hilman Fauzi Menjawab Sebaiknya...

Ustaz Hilman Fauzi menjelaskan prioritas seorang anak laki-laki telah berstatus suami ketika dihadapi sang ibu cemburu dengan istri atau menantunya. Siapa dulu?
Sabtu, 15 November 2025 - 21:40 WIB
Ustaz Hilman Fauzi
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube First Shof Media Indonesia

tvOnenews.com - Dalam kehidupan rumah tangga, tidak sedikit seorang anak telah menjadi suami harus dilema ketika seorang ibu merasa cemburu pada istri.

Situasi sang ibu merasa tersaingi oleh istri bisa mengakibatkan keretakan rumah tangga. Sebab ketegangan akan selalu bergejolak, sehingga membuat suami serba salah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rata-rata faktor seorang ibu cemburu terhadap istri, sebab sang anak sejak menikah memprioritaskan perannya sebagai suami. Akibatnya, perhatian kepada ibu terus memudar sehingga menimbulkan gejolak merasa tersaingi.

Pasalnya kedudukan ibu dan istri sangat mulia. Seorang suami yang memperhatikan mereka telah menunjukkan baktinya.

Mengenai cara seorang anak yang telah berstatus suami menyikapi hal ini, siapa yang didahulukan? Apakah harus memprioritaskan ibu atau istri?

Ilustrasi seorang ibu dan menantu atau istri anak laki-lakinya
Ilustrasi seorang ibu dan menantu atau istri anak laki-lakinya
Sumber :
  • Freepik

 

Dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube First Shof Media Indonesia, Sabtu (15/11/2025), berikut penjelasan Ustaz Hilman Fauzi soal prioritas suami saat ibu cemburu sama istri.

Pembahasan ini bermula dari seorang jemaah bertanya kepada Ustaz Hilman Fauzi. Ia curhat selalu memuliakan hingga memberangkatkan sang ibu umrah. Hal itu terjadi sebelum dirinya menikah.

"Mau curhat aja A. Ibuku cemburu sama istriku. Sebelum menikah, saya itu Alhamdulillah, walaupun kehidupan sulit saat kecil, tapi setelah saya bekerja selalu memenuhi kebutuhan ibu saya. Alhamdulillah juga berangkatkan umrah karena waktu itu masih bujang," curhat jemaah tersebut kepada Ustaz Hilman Fauzi.

"Setelah saya menikah, inilah kecemburuan ibu saya ada. Dia mungkin 'kok kamu beda sama yang dulu'. Mungkin karena keterbatasan saya juga karena nggak mau nyakitin dua wanita hebat itu. Saya menyikapinya seperti apa?," tanya jemaah itu.

Ustaz Hilman Fauzi menjelaskan kondisi seperti ini memang menjadi tantangan. Apalagi bagi seorang ibu yang memiliki anak laki-laki.

Ketika anak laki-laki tersebut telah menikah dan harus menjalankan tanggung jawab sebagai seorang suami kepada istri, tetap saja status mereka belum berubah di mata ibunya.

"Sampai kapanpun anak laki-laki itu milik ibunya," ujar Ustaz Hilman Fauzi.

Ia mengatakan anak laki-laki tetap memuliakan sang ibu. Hal ini berkaitan karena masih punya menjalankan kewajiban berbakti kepada orang tua.

Walau begitu, Ustaz Hilman Fauzi juga menyoroti seorang ibu yang cemburu kepada menantu. Menurutnya, orang tua yang bijak tidak menghalangi anaknya menyayangi istrinya.

"Maka pada akhirnya, tidak ada perbandingan antara ibu dan istri. Karena keduanya adalah pintu kebaikan yang Allah siapkan dalam kehidupan kita," jelasnya.

Pendakwah asal Garut, Jawa Barat itu memahami ketika seorang anak merasa bimbang. Kecemburuan ibu bisa meledakan amarah lantaran tersaingi dengan istri anaknya.

Meski masih ada prioritas memuliakan ibu, seorang anak laki-laki telah menjadi suami juga tidak boleh melupakan kewajibannya sebagai kepala rumah tangga.

Lantas, bagaimana cara menyikapi kecemburuan ibu pada istri?

"Kadang yang jadi masalah hanya cara komunikasinya saja. Jangan juga salahkan ibumu," tegasnya.

Kecemburuan ibu juga bisa menimbulkan emosi pada anak. Sebab nantinya akan merasa tidak menjalankan amanah sebagai suami yang bijak.

"Tapi jangan pernah rendahkan istrimu karena kadang dia juga butuh penguat yang bisa membela dia dalam setiap keadaannya," tuturnya.

Jika seorang ibu tetap ingin mendapat prioritas, Ustaz Hilman Fauzi menyarankan agar seorang anak melakukan langkah diskusi secara baik-baik.

"Bicaralah dengan ibumu di tempat yang berbeda, bicaralah dengan istrimu di tempat yang berbeda. Kadang masing-masing hanya butuh untuk didengarkan," bebernya.

Menurutnya, langkah tersebut sudah sangat tepat. Nantinya akan menimbulkan kebaikan, yakni berupa doa.

Cara inilah juga mempermudah jalan seorang anak bisa menjalankan peran sebagai suami. Pasalnya kemuliaan dari ibu sangat dahsyat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kadang kita sebagai anak itu agak sulit mendapatkan kemuliaan orang tua. Karena orang tua kita tahu masa kecil kita. Jadi, kalau nasihatin orang tua butuh lisan dari orang lain," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT