News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Banyak yang Tahu, Begini Sejarah dan Makna Bedug bagi Umat Muslim

Suara bedug selalu dinantikan oleh umat Muslim terlebih di bulan suci Ramadhan dan juga berfungsi sebagai pengingat solat 5 waktu, begini sejarah bedug
Jumat, 8 April 2022 - 16:10 WIB
Ilustrasi bedug masjid
Sumber :
  • unsplash

Raja di Semarang malah menolaknya, yang dia inginkan hanyalah pukulan suara bedug, dan bisa didengarkan langsung di masjid, dengan rasa haru Cheng Ho menyetujui permintaan sang raja di Semarang. 

Seiring dengan berjalannya waktu, bedug juga menjadi media untuk berkesenian oleh Wali Songo, utamanya Sunan Kalijaga memanfaatkan bedug untuk menyampaikan pesan keagamaan pada zaman itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga sampai saat ini bedug menjadi salah satu budaya di Indonesia untuk mengingatkan waktu sholat sebelum adzan berkumandang. 

Ternyata penemuan bedug ini sempat ada perselisihan paham, bedug di sebut-sebut menjadi alat komunikasi peninggalan hindu, sampai ada salah satu umat muslim yang marah karna ada peninggalan hindu di daerahnya hingga merusak bedug yang terdapat di Masjid dekat rumahnya.

Berdasarkan pernyataan seorang Arkeolog lulusan Universitas Negeri Malang, Dwi Cahyono, akar sejarah bedug sudah dimulai sejak masa prasejarah, tepatnya dizaman logam, dan disaat itu manusia telah mengenal nekara dan moko yang terbuat dari perunggu, yang banyak ditemukan di Sumatera, Jawa, Bali, Sumbawa, Roti, Leti, Selayar, fungsinya untuk acara keagamaan dan memanggil hujan 

Pada zaman hindu, bedug masih terbatas dan penyebarannya belum merata, jadi kesimpulannya adalah bedug memang sudah ada dan bukan peninggalan dari agama hindu. 

Kata Bedug juga dibahas dalam kidung Malat, sebuah karya sastra berbentuk kidung, kidung merupakan teks lagu mantra yang dinyanyikan atau syair populer di masyarakat, khususnya masyarakat Jawa. Umunya ditulis pada zaman Mahapahit, dengan kurun waktu abad ke 14 sampai16 Masehi.

Dalam Kidung Malat dijelaskan, instrumen musik bedug dibedakan antara bedug besar yang diberi nama teg-teg dengan bedug ukuran biasa, namun kencang bunyinya bedug tetap sama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menabuh bedug terlihat mudah dan tidak harus memiliki keahlian khusus, tapi ternyata menabuh bedug memiliki makna yang cukup menarik. 

Makna menabuh bedug yaitu sebagai ungkapan suka cita telah datangnya bulan suci Ramadhan, bulan yang dinanti-nanti oleh semua umat Muslim, sebagaimana sesuai dengan ajaran Islam. Makna tradisi menabuh bedug lainnya yaitu sebagai simbol silaturahim antara raja dengan para abdi dalam dan warga sekitar pada zaman itu. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT