News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tunaikan Puasa Asyura Sama Saja Dianggap Ikuti Tabiat Orang Yahudi? Buya Yahya Jelaskan Jangan Keliru untuk Urusan...

Buya Yahya mengupas tuntas soal desas-desus pelaksanaan Puasa Asyura pada 10 Muharram dianggap mengikuti kebiasaan orang Yahudi. Lantas, apakah benar demikian?
Minggu, 6 Juli 2025 - 14:00 WIB
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Umat Muslim kini telah memasuki pelaksanaan Puasa Asyura sebagai ibadah paling mulia di bulan Muharram.

Seperti diketahui, Puasa Asyura berlangsung di tanggal 10 Muharram 1447 H, yakni tepat jatuh pada Minggu, 6 Juli 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di bulan Muharram, Puasa Asyura dan Puasa Tasu'a punya keistimewaan setelah diperkuat oleh dalil dan hadis riwayat Rasulullah SAW.

Meski istimewa di bulan Muharram, sebagian umat Muslim menganggap kalau puasa Asyura merupakan salah satu kebiasaan dari orang Yahudi.

Artinya, jika menjalankan puasa Asyura, mereka mengikuti kebiasaan orang Yahudi.

Ilustrasi Puasa
Ilustrasi Puasa
Sumber :
  • envato element

 

Lantas, apakah benar demikian?

Dilansir tvOnenews.com melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV, berikut penjelasan Buya Yahya soal menjalankan Puasa Asyura seperti mengikuti tabiat orang Yahudi.

Mulanya, Buya Yahya menjelaskan puasa sunnah sebagai ibadah teristimewa di bulan Muharram.

"Ada banyak keutamaan di bulan tersebut, disebutkan Baginda Nabi dalam satu hadis diriwayatkan Imam Muslim, sebaik-baik puasa setelah Ramadhan adalah bulan Muharram," ungkap Buya Yahya.

Buya Yahya mengajak agar umat Muslim memperbanyak puasa sunnah di bulan Muharram setelah Ramadhan berlalu.

Bulan Muharram memiliki keutamaan memperoleh pahala seluas samudera apabila menjalankan ibadah puasa.

"Ingin banyak puasa di bulan Muharram. Hanya perlu dicermati ada banyak riwayat-riwayat yang palsu tentang keutamaan hari pertama dan sebagainya," pesan Buya Yahya.

Untuk itu, Buya Yahya mengimbau agar tidak terjebak menafsirkan hadis riwayat palsu.

"Sudahlah kita jangan bersentuhan dengan riwayat-riwayat itu, akan tapi cukuplah kita mendengar dari Baginda Nabi bahwa, sebaik-baik puasa setelah bulan Ramadhan adalah puasa Muharram," bebernya.

Puasa paling afdhol di antara bulan Muharram, tentu Puasa Asyura yang jatuh pada hari ke-10.

"Ada satu hari yang sangat istimewa, dulu itu sebuah kewajiban, yaitu pausa di hari ke-10 namanya Asyura," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sejarahnya, hukum Puasa Asyura pada zaman dulu adalah wajib, tetapi kini hanya sunnah sejak puasa Ramadhan diwajibkan oleh Allah SWT.

"Puasa Asyura adalah puasa yang sangat agung. Nabi menyebutkan dengan puasa Asyura harapannya adalah Allah ampuni dosa yang lalu," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT