News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Agar Disambut Rezeki Seluas Samudera, Mulai Besok Subuh Kerjakan Amalan ke Golongan Orang ini Pesan Ustaz Adi Hidayat

Ketika ingin meraih rezeki, Ustaz Adi Hidayat (UAH) menyarankan agar segera mengerjakan amalan sederhana kepada golongan orang ini di setiap waktu ba'da Subuh.
Senin, 12 Mei 2025 - 23:00 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

tvOnenews.com - Allah SWT telah menganjurkan hamba-Nya yang ingin memperoleh rezeki dari-Nya dengan berbagai cara, seperti mengerjakan amalan tertentu agar diguyur keberkahan.

Sebagaimana dalam redaksi Surat Al-Mulk Ayat 15 menjadi rujukan dalil Al-Quran agar umat Muslim mencari rezeki atas usahanya, Allah SWT berfirman:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ ذَلُوْلًا فَامْشُوْا فِيْ مَنَاكِبِهَا وَكُلُوْا مِنْ رِّزْقِهٖۗ وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ

Artinya: "Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu dalam keadaan mudah dimanfaatkan. Maka, jelajahilah segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Hanya kepada-Nya kamu (kembali setelah) dibangkitkan." (QS. Al-Mulk, 67:15).

Atas usaha tersebut, setidaknya setiap orang mukmin mengerjakan amalan pembawa rezeki yang satu ini, minimal berlangsung saat waktu Subuh.

Direktur Quantum Akhyar Institute, Ustaz Adi Hidayat menyarankan agar amalan dahsyat ini dilakukan kepada orang-orang tertentu setiap Subuh, apabila ingin mendapat rezeki seluas samudera.

Amalan Pembuka Rezeki saat Waktu Subuh

Ilustrasi memberi harta
Ilustrasi memberi harta
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Disadur tvOnenews.com dari tayangan channel YouTube Adi Hidayat Official, Senin (12/5/2025), Ustaz Adi Hidayat mengimbau jika rezeki datang meletup-letup, amalan ini dikerjakan setelah Subuh.

Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa, amalan tersebut sangat sederhana, tetapi sangat sulit dilakukan oleh semua orang mukmin.

"Coba latihan ya, ada orang-orang yang ba'da Subuh suka keluar tuh, coba deh ikuti itu," kata Ustaz Adi Hidayat.

Untuk itu, kata UAH sapaan populernya, jika ingin istiqomah mengerjakan amalan tersebut, setidaknya berusaha menyiapkan uang.

Jika memberatkan dengan ukuran besar, Ustaz Adi Hidayat menyarankan minimal mempersiapkan uang walaupun jumlahnya sedikit.

Lantas, apa tujuannya? Ustaz Adi Hidayat mengarahkan setiap orang mukmin selalu sedekah yang memiliki makna menginfakkan harta untuk dimanfaatkan orang lain.

"Enggak usah banyak-banyak, 1.000, 2.000, atau 5.000 siapkan aja untuk infaq," pesannya.

Sedekah akan membawa rezeki, namun harus tetap memperhatikan saat mengerjakan amalan tersebut. Ia menyarankan harus dilakukan sendiri, tanpa adanya perantara apapun.

Ia mencontohkan misalnya bersedekah dengan cara menitipkan harta atau benda lewat orang lain.

Menurut dia, ukuran keberkahan yang dihasilkan tidak sedahsyat dengan keistimewaan dari uluran tangannya sendiri.

"Tapi saya minta, keluarkan uang pakai tangan Anda sendiri," sarannya.

Apabila sudah mempunyai niat tersebut, Ustaz Adi Hidayat mengatakan waktu terbaiknya ketika waktu Subuh, minimal harus mencari orang yang membutuhkan uang tersebut.

Ustaz Adi Hidayat menegaskan, ada kriteria tertentu siapa saja orang yang berhak menerima uang tersebut, walaupun anjurannya tidak dimaksudkan tebang pilih dalam bersedekah.

Golongan pertama yang berhak menerima, yakni orang-orang yang sekiranya sudah tidak mampu mengais rezeki, sebut saja tak bekerja karena sudah uzur atau sakit.

"Yang sudah sepuh keliling, panggul-panggul dengan keringatnya itu, jualan donat, jualan ini, jualan itu, jualan macam-macam, dekati," paparnya.

Ketika bersedekah, ada orang yang mempunyai keinginan dimintakan doa oleh penerimanya, misalnya meminta agar rezeki semakin dilancarkan oleh Allah SWT.

Lantas, apakah diperbolehkan dalam agama Islam? Bagi Ustaz Adi Hidayat, hal tersebut tidak menjadi masalah selagi bermanfaat untuk diri sendiri maupun pihak penerimanya.

"Terima kasih pak, mohon maaf ini ada titipan lewat saya, memang enggak banyak, cuma tolong doakan aja ya pak ya, saya diberikan kesehatan, kebaikan," jelasnya.

Ustaz Adi Hidayat memandang doa yang digetarkan tidak boleh dianggap sembarangan, apalagi kalau setelah bersedekah sebagai amalan mustajab mendatangkan rezeki.

"Itu perhatikan bagaimana yang keluar di lisan mereka, mudah-mudahan sehat, dikasih rezeki berlipat, keluarga, wah itu tuh mahal sekali, mahal," ucapnya.

"Dan itu bisa menambah motivasi Anda untuk besok berangkat lagi," tambahnya.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan lisan mengandung doa digetarkan oleh golongan tersebut akan menuntun pihak pemberi sedekah disukseskan hidupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Coba-coba, sesekali deh mendapatkan doa dari orang-orang seperti itu, itu tuh mustajab sekali. Nah, mungkin usaha Anda sukses itu dari doa orang-orang seperti itu," tutupnya.

(far/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT