News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shalat Isya Mepet Waktu Subuh, Apakah Sah? 

Shalat Isya mepet dengan waktu Subuh atau satu jam sebelum adzan Subuh apakah masih sah? Simak penjelasan Syaikh Sa’ad bin Turki Al-Khotslan berikut ini.
Kamis, 12 Februari 2026 - 03:30 WIB
Ilustrasi shalat
Sumber :
  • Pexels/Michael Burrows

tvOnenews.com - Waktu shalat dalam Islam bukan sekadar penanda rutinitas ibadah, tetapi juga bagian dari disiplin yang sangat dijaga. 

Setiap shalat memiliki batas waktu yang jelas, sekaligus hikmah yang mendalam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun dalam praktiknya, ada kalanya seseorang menghadapi situasi tertentu: kesibukan, kelelahan, atau bahkan kelalaian, hingga shalat tertunda mendekati waktu berikutnya.

Salah satu pertanyaan yang cukup sering muncul adalah tentang shalat Isya

Bagaimana jika shalat Isya dilakukan sangat mepet waktu Subuh, bahkan hampir masuk fajar? Apakah shalatnya masih sah, atau justru sudah keluar dari ketentuan waktu?

Persoalan ini pernah dijelaskan oleh Syaikh Sa’ad bin Turki Al-Khotslan, seorang ulama yang dikenal luas dalam kajian fikih. 

Ilustrasi shalat Isya
Ilustrasi shalat Isya
Sumber :
  • Ilustrasi AI

Beliau memberikan penjelasan penting tentang pembagian waktu shalat Isya.

"Shalat Isya memiliki dua waktu, waktu ikhtiyari dan waktu dhoruri," jelasnya, dilansir dari kanal YouTube ShahihFiqih.

Penjelasan ini menjadi kunci dalam memahami hukum shalat Isya yang diakhirkan. 

Dalam fikih, waktu ikhtiyari adalah waktu pilihan yang utama, sementara waktu dhoruri adalah waktu darurat yang masih dibolehkan dalam kondisi tertentu.

"Yang ikhtiyari hanya sampai tengah malam. Sedangkan yang dhoruri sampai terbit fajar," kata Syaikh Sa’ad.

Artinya, waktu terbaik untuk menunaikan shalat Isya adalah sejak masuk waktunya hingga pertengahan malam. 

Setelah itu, shalat Isya masih berada dalam rentang waktu darurat hingga sebelum fajar terbit.

Ilustrasi shalat
Ilustrasi shalat
Sumber :
  • Pexels/Michael Burrows

Beliau juga menegaskan bahwa pembagian waktu ini bukan pendapat lemah atau menyimpang, melainkan pandangan yang kuat dalam khazanah fikih.

"Ini pendapat dari empat madzhab, Hanafiyah, Malikiyah, Syafi'iyyah, dan Hanabilah," terangnya.

Dalil yang menjadi landasan di antaranya adalah hadis Abu Qotadah. Syaikh Sa’ad bin Turki Al-Khotslan mengutip sabda Nabi SAW:

"Tertidur bukan penyepelean, yang merupakan penyepelean adalah ketika seorang shalat sampai datang waktu setelahnya."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hadis ini menunjukkan bahwa waktu-waktu shalat pada dasarnya saling bersambung. 

Tidak ada jeda kosong di antara waktu shalat fardhu, kecuali yang memang dikecualikan oleh ijma’ ulama.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT