News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sogok Ijazah Tanpa Sekolah Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Buya Yahya Singgung Orang yang Cuma Ikut Ujian Akhir

Buya Yahya menyinggung orang yang hanya mengikuti ujian akhir saat menjelaskan hukum menyogok atau membayar ijazah puluhan juta tanpa ikut pendidikan sekolah.
Minggu, 4 Mei 2025 - 17:10 WIB
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Kebanyakan orang ingin melalui jalur cepat dengan menyogok ijazah tanpa sekolah maupun kuliah sering terjadi di tengah masyarakat Indonesia.

Tak sedikit dari mereka membayar ijazah tanpa pendidikan sekolah, namun hanya mengikuti sesi ujian akhir karena tidak mau ribet dan bisa langsung bekerja di perusahaan favoritnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam Islam, inisiatif menyogok ijazah walaupun harus mengeluarkan puluhan juta merupakan perbuatan yang dinilai kurang etis berdasarkan secara syariat.

Sebagai pendakwah, Buya Yahya membicarakan hukum menyogok ijazah tanpa sekolah dan hanya mengikuti ujian akhir walaupun kelulusannya telah dijamin meski tidak mengenyam pendidikan.

Hukum Menyogok Ijazah Tanpa Pendidikan Sekolah dalam Agama Islam

Ilustrasi menyogok ijazah dengan membayar uang ke pihak sekolah
Ilustrasi menyogok ijazah dengan membayar uang ke pihak sekolah
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Al-Bahjah TV, Minggu (4/5/2025), Buya Yahya menyinggung kebijakan pendidikan bagi orang yang cuma mengikuti ujian akhir setelah menyogok ijazah.

Penjelasan Buya Yahya mengenai hukum membayar ijazah kepada pihak sekolah setelah mendapat pertanyaan dari seorang jemaahnya.

"Ada pendidikan yang memang diizinkan seperti itu. Contohnya ada di negeri ini, pendidikan seperti paket, dan ada yang serupa," ujar Buya Yahya.

Dalam suatu ceramah, Buya Yahya mengatakan walaupun kebanyakan orang menganggap hal tersebut adalah cara curang, jika kebijakan di sekolah tertentu diizinkan, maka hukumnya sah.

"Memang paket itu adalah misalnya kan enggak pakai sekolah, cuma mendaftar saja nanti ujian, dan memang programnya semacam itu, atau sebuah kampus yang memang memperkenankan," jelasnya.

Buya Yahya melanjutkan bahwa, setiap lembaga pendidikan memiliki kebijakannya masing-masing, contohnya berupa sistem paket, universitas yang mengizinkan maka tidak dipermasalahkan.

"Dengan catatan dia masuk misalnya atau sekolah yang masuknya beberapa jam misalnya, kemudian ujian. Selagi itu diizinkan sesuai undang-undang sekolah tersebut ya sah saja," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walau demikian, Buya Yahya mengimbau bahwa, hukumnya haram jika sekadar membayar ijazah tetapi sama sekali tidak pernah bersekolah atau kuliah demi pendidikan.

Pengasuh LPD Al-Bahjah itu lebih menghargai orang yang tidak bisa belajar di kelas, mereka meminta izin agar pelajarannya dipadatkan dalam sehari.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT