News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lakukan Kesalahan Saat Shalat? UAH: Inilah Cara Sujud Sahwi yang Diajarkan Rasulullah SAW

Ketika melakukan kesalahan saat shalat maka lakukanlah sujud sahwi. Lalu bagaimana cara yang sesuai sunnah? Berikut penjelasan dari Ustaz Adi Hidayat (UAH).
Rabu, 30 April 2025 - 14:49 WIB
Ilustrasi shalat
Sumber :
  • Pinterest

tvOnenews.com - Dalam Islam, gangguan jin terhadap manusia bisa terjadi dalam berbagai bentuk — termasuk saat sedang shalat. Rasulullah SAW pernah menyebutkan bahwa jin bisa berusaha mengganggu konsentrasi (khusyuk) seseorang ketika ia sedang beribadah.

Rasulullah SAW bersabda:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sesungguhnya setan datang kepada salah seorang di antara kalian saat shalat, lalu ia membuatnya lupa berapa rakaat yang telah dia lakukan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW menyebut nama setan “Khinzib”, yang tugasnya khusus menggoda orang ketika shalat. Ketika lupa terjadi saat shalat maka seorang Muslim disarankan untuk melakukan sujud sahwi.

Lalu bagaimana cara sujud sahwi yang benar sesuai ajaran sunnah? Berikut penjelasan dari  Ustaz Adi Hidayat (UAH).

Sujud Sahwi adalah sujud yang dilakukan ketika seorang Muslim ingin memperbaiki kekurangan atau kesalahan dalam shalat. Adapun kesalahan dalam shalat ini dapat berupa lupa melakukan rukun, menambah sesuatu yang tidak semestinya, atau keraguan dalam jumlah rakaat. 

Maka jika itu dialami oleh seorang Muslim saat melakukan shalat, sebaiknya lekas lakukan Sujud Sahwi. Berikut dalil tentang Sujud Sahwi yang bersumber dari hadis Nabi Muhammad SAW.

Sujud Sahwi Menutup Kekurangan Shalat

Rasulullah SAW bersabda,

"Jika salah seorang di antara kalian ragu dalam shalatnya dan tidak tahu berapa rakaat yang telah dia lakukan, tiga atau empat, maka hilangkan keraguannya dan berpegang pada apa yang diyakininya. Kemudian lakukan sujud dua kali sebelum salam." (HR. Muslim)

Sujud Sahwi Karena Lupa Gerakan Shalat

Rasulullah SAW bersabda,

"Aku adalah manusia seperti kalian, aku bisa lupa sebagaimana kalian lupa. Jika aku lupa, maka ingatkanlah aku. Jika salah seorang dari kalian ragu dalam shalatnya, maka hendaknya ia memilih yang lebih meyakinkan, kemudian sempurnakanlah shalat dan lakukan sujud sahwi dua kali."(HR. Bukhari Muslim)

Sujud Sahwi Karena Lupa

Sementara dalam salah satu riwayat dijelaskan, Rasulullah SAW pernah shalat lima rakaat. 

Kemudian setelah selesai, sahabat bertanya kepada Baginda Rasulullah SAW.

"Apakah ada tambahan dalam shalat?" Beliau menjawab: 'Tidak.' Para sahabat berkata: 'Engkau telah shalat lima rakaat.' Maka beliau pun sujud dua kali setelah salam."(HR. Bukhari Muslim)

Maka berdasarkan hadis tersebut, seorang Muslim yang merasa ada keraguan dalam shalatnya sebaiknya melakukan Sujud Sahwi.

Lalu kapankah sebaiknya Sujud Sahwi dilakukan? Berikut penjelasan Ustaz Adi Hidayat yang dirangkum oleh tvOnenews.com dari kanal YouTube resminya pada Kamis (19/12/2024).

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, bahwa dalam ajaran Islam jika saat shalat berjamaah kemudian seorang Imam lupa bacaannya, maka makmum bisa mengingatkannya dari belakang.

“Ada imam dalam keadaan lupa, baik dalam bacaan bisa diingatkan dari belakang,” saran UAH.

Namun kalau salah gerakan dimana bisa mengurangi atau tambahan atau sebelum waktu shalat selesai maka bisa lakukan sujud sahwi.

“Kurang atau lebih atau bahkan sebelum berakhir salam bisa lakukan sujud sahwi,” saran UAH.

Ustaz Adi Hidayat kemudian menjelaskan bahwa Sujud Sahwi itu ada dua jenis.

“Ada dua jenis sujud sahwi, dua jenis ini diriwayatkan langsung dari dua sahabat,” jelas UAH.

“Ada satu dari Sahabat Abdullah bin Buhainah, kedua sahabat dari Abu Hurairah,” lanjut UAH.

Selain itu kata Ustaz Adi Hidayat juga ada juga sumber Sujud Sahwi dari Hadis Muslim.

Kedua sumber tersebut kata Ustaz Adi Hidayat perbedaannya adalah sebelum dan setelah salam.

“Ini mengajarkan sebelum salam, yang ini setelah salam,” ujar UAH.

“Jadi sujud sahwi bisa dilakukan sebelum salam, bisa setelah salam,” sambung UAH.

Lalu kapan Sujud Sahwi dilakukan sebelum dan setelah salam?

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, jika ragu setelah salam maka lakukan saat itu.

“Umumnya kalau sekiranya dalam shalat kita menambah karena kita ragu atau paham setelahnya maka sujud sahwi dilakukan setelah salam,” jelas UAH.

Ustaz Adi Hidayat kemudian mencontohkan Sujud Sahwi sebelum salam adalah saat setelah shalat baru ingat lupa jumlah rakaat.

Misalnya, shalat subuh 2 rakaat namun ketika sadar ternyata kurang atau lebih maka dalam kondisi itu, lakukanlah Sujud Sahwi setelah salam.

“Jika sedang shalat, kita ragu atau kurang satu bacaan maka anda kerjakan Sujud Sahwi sebelum salam,” saran UAH.

“Misal Maghrib 3, Anda rasa 2 maka Anda sempurnakan lalu Anda Sujud Sahwi sebelum salam,” sambung UAH.

Namun kata Ustaz Adi Hidayat, para Ulama sebenarnya tidak persoalkan kapan dilakukan.

“Maka berdasarkan itu, maka Anda bisa memilih apakah Anda kerjakan sebelum salam atau setelah salam,” jelas UAH.

“Jadi silakan sebelum atau setelah salam (lakukan Sujud Sahwi),” sambung UAH. 

Namun Ustaz Adi Hidayat mengingatkan poinnya adalah Sujud Sahwi dilakukan sebanyak dua kali.

“Poinnya adalah Sujud Sahwi umumnya dilakukan dua kali,” jelas UAH.

“Satu dikerjakan dia bangkit lalu dia sujud lagi dia bangkit lagi lalu dia salam,” sambung UAH.

Maka misal seorang Muslim mau mengerjakan Sujud Sahwi sebelum salam, maka harus duduk tahiyat akhir hingga doa empat pelindungan.

Setelah itu jangan salam dulu, namun lakukan Sujud Sahwi terlebih dahulu.

“Baca tahiyat lalu doa 4 pelindungan, Allahu akbar lalu sujud baca bacaan sujud sahwi lalu bangkit, lalu sujud lagi, lalu duduk Anda salam,” jelas UAH.

“Setelah Sujud Sahwi, Anda tidak perlu mengulang bacaan tahiyat yang semula sudah Anda baca,” sambung UAH.

Bacaan Sujud Sahwi

Berikut bacaannya, lengkap Arab, Latin dan Arti dari Sujud Sahwi.

 سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو

Bacaan Latin: subhana man laa yanaamu wa laa yas-huw

Artinya, "Maha Suci Allah yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa”

Ustaz Adi Hidayat kemudian menjelaskan dasar dari bacaan Sujud Sahwi adalah karena Allah tidak pernah lupa.

“Maha suci Allah Zat yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa, hal ini karena kadang manusia ada lupa dan rasa kantuk ketika ibadah,” jelas UAH.

Bagaimana jika Sujud Sahwi Dilakukan Hanya Satu Kali? Sah atau Tidak?

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, jika saat itu seorang Muslim  belum mengetahui bahwa Sujud Sahwi harus dua kali maka tidak apa-apa.

“Toyib. Jika selama ini lakukan hanya 1 kali Sujud Sahwi itu sah karena tidak tahu,” tandas UAH.

Namun kata Ustaz Adi Hidayat hukumnya akan berbeda jika sudah tahu hukumnya tapi saat melakukannya hanya ingin satu kali saja.

Jika sudah tahu bahwa Sujud Sahwi harus dilakukan 2 kali, maka harus dilakukan sebanyak dua kali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu’alam bishawab

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT