GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satu Budaya di Belanda Bikin Wak Haji Tak Nyaman, Akui di Indonesia Jauh Lebih Bebas karena...

Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen dikenal sebagai pemain naturalisasi. Sebut satu budaya buatnya tak nyaman di Belanda.
Minggu, 20 April 2025 - 03:14 WIB
Satu Budaya di Belanda Bikin Wak Haji Tak Nyaman, Akui di Indonesia Jauh Lebih Bebas karena...
Sumber :
  • Instagram Ragnar Oratmangoen

Jakarta, tvOnenews.com-Ragnar Oratmangoen terbuka ada budaya yang tidak disukai dari Belanda. 

Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen dikenal sebagai pemain naturalisasi. Sebut satu budaya buatnya tak nyaman karena kebiasaan warganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ragnar Oratmangoen
Ragnar Oratmangoen
Sumber :
  • YouTube

 

Namanya sangat populer karena mampu menguatkan Timnas Indonesia, dan juga sering dimainkan Pelatih STY dulu.

Ragnar Oratmangoen yang akrab disapa Wak Haji ini, menilai toleransi di Indonesia sangat baik. 

Sehingga buatnya nyaman untuk melakukan aktivitas apapun, terutama ibadah. 

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Nyaman di Tanah Air 

Satu Budaya di Belanda Bikin Wak Haji Tak Nyaman, Akui di Indonesia Jauh Lebih Bebas karena...
Satu Budaya di Belanda Bikin Wak Haji Tak Nyaman, Akui di Indonesia Jauh Lebih Bebas karena...
Sumber :
  • Instagram Ragnar Oratmangoen

 

Datang sebagai pemain naturalisasi, akan ada penyesuaian yang ia pelajari seperti waktu ibadah.  

Bahagianya, Ragnar Oratmangoen tahu di Indonesia jauh lebih bebas dibandingkan Belanda.  

Wak Haji juga mengakui toleransi di Indonesia sangat baik. Buatnya nyaman untuk melakukan aktivitas apapun, terutama ibadah shalat dan kumandang adzan. 

"Di saat mereka melihat kita, bisa saja mereka berpikir yang bukan-bukan. Sementara saya di sini bisa bebas. Mendengarkan adzan setiap kali saya keluar," ucap Ragnar Oratmangoen. 

"Di sini (Indonesia) sangat baik, lebih baik dan juga menyenangkan. Bahkan di sini juga, kita tidak akan dihakimi dengan apa yang kita percaya," terangnya dari YouTube Soccer77, Minggu (20/4/2025). 

Ragnar juga mengaku di Indonesia kapan pun dan di mana pun bisa mendengar adzan. Bahkan ia juga sebut masyarakatnya lebih toleran.

Sehingga membuatnya merasa senang, dan betah bila dibandingkan di Belanda.  

Budaya di Belanda ini Tak Disuka Wak Haji 

Merasa nyaman di Indonesia, Pemain mualaf ini juga suka di Belanda tetapi tak tahan dengan budaya di warganya.

"Indonesia mayoritas beragama islam, dan bagaimana pandangan kamu jika dibandingkan dengan eropa yang cukup bebas?," tanya Mamat sebagai host.

"Sebenarnya tidak begitu sulit di Belanda. Namun kamu tidak akan sebebas yang diinginkan," jawab Ragnar Oratmangoen.

"Sebab mereka orang Belanda sangat mudah mengudge (meghakimi) orang lain, berbeda dengan saya Indonesia," jelas Wak Haji.

Di sisi lainnya, pemain keturunan (naturalisasi) ini terlahir dari keluarga besar Nasrani.  

Hebatnya, ia memutuskan mualaf ketika mengenal Allah SWT lantaran sering diajak ke Masjid oleh teman-temannya.  

Bagi saya, yang saya pikirkan adalah belajar tentang Tuhan. Tentu saja juga teman saya yang beberapa kali membawa saya ke masjid," jelas Ragnar Selasa (19/3) di Senayan, Jakarta.

Lalu, akhirnya, Ragnar Oratmangoen pun mengakui siap putuskan mualaf pada usia 15 tahun.

"Tapi setelah saya tumbuh dewasa saya memutuskan untuk memeluk Islam pada usia 15 tahun," jelas Skuad Garuda itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan bergabungnya Ragnar Oratmangoen bersama Skuad Garuda Indonesia lainnya, diharapkan bisa lolos bahkan juara Kualifikasi Piala Dunia 2026.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT