News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkait Kasus Gus Fuad Plered dan Guru Tua Tak Kunjung Selesai, PB Alkhairaat Harap Jangan Disangkutkan Isu Lain

Pengurus Besar (PB) Alkhairaat berharap kasus dugaan penghinaan Gus Fuad Plered terhadap Habib Idrus bin Salim Aljufri alias Guru Tua tidak merebak ke isu lain.
Selasa, 15 April 2025 - 16:27 WIB
Pendiri Alkhairaat Habib Idus Bin Salim Aljufri atau lebih dikenal dengan Guru Tua
Sumber :
  • ANTARA

Palu, tvOnenews.com - Pengurus Besar (PB) Alkhairaat berharap kasus dugaan penghinaan Gus Fuad Plered terhadap Habib Idrus bin Salim Aljufri alias Guru Tua tidak merebak ke mana-mana.

Sekjen PB Alkhairaat Djamaluddin Mariadjang menyampaikan bahwa, isu Guru Tua hanya cukup fokus kepada dugaan ujaran kebencian dilontarkan oleh Gus Fuad Plered.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PB Alkhairaat Minta Fokus Kasus Guru Tua dan Gus Fuad Plered

Sekjen PB Alkhairaat Djamaluddin Mariadjang (kiri) dan Panglima Garda Alkhairaat (GAL) Husen Habibu (kanan) di Palu
Sekjen PB Alkhairaat Djamaluddin Mariadjang (kiri) dan Panglima Garda Alkhairaat (GAL) Husen Habibu (kanan) di Palu
Sumber :
  • ANTARA/Fauzi Lamboka

 

"Jangan sampai aksi itu menyerang kelompok atau golongan lain," ujar Djamaluddin Mariadjang dalam keterangannya di Palu dikutip, Selasa (15/4/2025).

Djamaluddin mengatakan, jika ada pihak lain yang mendukung sangat dipersilakan, dengan catatan tidak mengaitkan terhadap isu-isu yang tak bersangkutan dengan kasus Guru Tua dan Gus Fuad Plered.

"Jika ada organisasi atau individu lain yang menyampaikan simpati atau melakukan aksi, itu tidak mengapa," tutur dia.

Lebih lanjut, Djamaluddin mewakili Alkhairaat menganggap bahwa kasus tersebut diserahkan sepenuhnya melalui jalur hukum demi menjaga kedamaian di antara umat Muslim Indonesia.

Menurutnya, jalur resmi sebagai langkah terbaik agar kasus Guru Tua dan Gus Fuad Plered tidak menjadi konflik sosial.

"Stabilitas adalah prioritas kami. Maka salah satu tuntutan kami adalah tangkap pelaku penghinaan terhadap Guru Tua. Adili dia," jelasnya.

Ia menerangkan bahwa, Alkhairaat sudah berumur 96 tahun dan tetap berpegang teguh menjunjung perdamaian, tanpa menciptakan perpecahan antarumat beragama.

Kehadiran Alkhairaat demi memperkokoh persatuan dan stabilitas. Hal ini membuat jemaah Akhairaat semakin bertambah dan kini berjumlah 21 masyarakat Indonesia.

"Kami tegaskan, Alkhairaat tidak bertanggung jawab atas pernyataan yang keluar dari luar jalur resmi. Pernyataan resmi hanya dari PB Alkhairaat," tandasnya.

Sebelumnya, kasus dugaan Fuad Plered diduga menghina Guru Tua mendadak viral di media sosial, perkara melontarkan ucapan "pengkhianat dan monyet".

Ucapan tersebut berlangsung saat Fuad Plered berdiskusi dalam sebuah konten YouTube miliknya. Dugaan penghinaan itu meragukan soal status kewarganegaraan Guru Tua sejak diusulkan pada 2006.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, Kementerian Hukum (Kemenkum) RI telah mengesahkan status kewarganegaraan Guru Tua, sekaligus sudah diakui oleh negara.

(ant//hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT