News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sorotan Menohok Quraish Shihab Singgung Gus Fuad Plered Buntut Dugaan Guru Tua Dihina Heboh: Ibaratkan seperti...

Dugaan penghinaan dan ujaran kebencian Gus Fuad Plered kepada Guru Tua berbuah panjang. M Quraish Shihab menyoroti polemik tersebut buntut ucapan tak pantasnya.
Minggu, 13 April 2025 - 16:11 WIB
Quraish Shihab soroti Gus Fuad Plered diduga telah menghina Guru Tua
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Najwa Shihab

Palu, tvOnenews.com - Mantan Menteri Agama (Menag), KH Muhammad Quraish Shihab menyinggung soal usulan kepahlawanan Habib Idrus Bin Salim Aljufri alias Guru Tua yang disorot Muhammad Fuad Riyadi alias Gus Fuad Plered.

Quraish Shihab menyampaikan status Guru Tua diragukan menjadi pahlawan nasional oleh Gus Fuad Plered saat mengisi ceramah secara daring dalam peringatan Haul Guru Tua ke-57 di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (12/4/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Soroti Polemik Gus Fuad Plered kepada Status Guru Tua

Gus Fuad Plered dan Guru Tua
Gus Fuad Plered dan Guru Tua
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Gus Fuad Channel & Media Alkhairaat

 

"Akhir-akhir ini ada terdengar suara sumbang menyangkut beliau. Akhir-akhir ini terdengar seakan-akan beliau tidak terlibat dalam upaya-upaya mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Quraish Shihab.

Quraish Shihab menegaskan bahwa, Guru Tua sebagai salah satu sosok yang berjuang agar Indonesia kembali merdeka.

Siapa sangka, Quraish Shihab menyinggung Fuad Plered dengan peribahasanya gara-gara telah meragukan status kepahlawanan Guru Tua.

Menurutnya, komentar menohok Fuad Plered hanya tanpa arah dan tujuan, sebagaimana layaknya orang yang memberikan omongan kosong.

"Saudara. Bagi saya, keadaan mereka yang ingin mencederai kepahlawanan dari Habib Idrus bin Salim Aljufri, saya ibaratkan dia seperti keledai yang ingin menabrak tembok terdiri dari baja," jelasnya.

Dalam suatu tausiyah 5 menitnya, Penulis Kitab Tafsir Al-Quran ‘Almisbah’ itu juga membahas Kementerian Hukum (Kemenkum) RI telah mengesahkan Guru Tua sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Berdasarkan penuturan dari Kantor Wilayah Kemenkum Sulawesi Tengah, status kewarganegaraan Guru Tua juga sudah diakui oleh negara.

"Tembak tidak terpengaruh, tapi tanduk keledainya akan patah," tegas dia.

Lebih lanjut, Quraish Shihab berharap ocehan tersebut menjadi pelajaran berhaga bagi mereka yang berusaha mencederai status kepahlawanan sosok Habib Idrus bin Salim Aljufri.

Pihak-pihak tersebut akan menjadi sadar seberapa jauh peran Guru Tua yang berjuang khususnya di bidang pendidikan dan dakwah menyebarkan agama Islam di bagian Timur Indonesia.

Guru Tua telah berdakwah dan memiliki peran besar mengenalkan agama Islam khususnya di wilayah terpencil yang susah ditelusuri oleh banyak pihak.

Penyebab Gus Fuad Plered Diduga Menghina Guru Tua

Sebelumnya, beredar video diskusi memperlihatkan Gus Fuad Plered diduga telah melakukan penghinaan viral di media sosial.

Publik mempersoalkan ucapan Fuad Plered yang terlalu frontal sambil mengatakan "pengkhianat dan monyet" diarahkan kepada Guru Tua.

Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, para habaib hingga umat Islam di Timur Indonesia menyayangkan kalimat tersebut tidak pantas diperuntukkan kepada Guru Tua.

Berbagai kecaman mengarah kepada Fuad Plered, sehingga membuat pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Fatihah langsung mengklarifikasi sekaligus minta maaf.

"Merespons para kiai-kiai pendukung kajian tesis batalnya nasab Ba'alawi dan pihak-pihak lain terkait yang memperkuat mempertanyakan pernyataan saya tentang pengusulan pahlawan nasional Guru Tua, Idrus bin Salim Al Jufri, di mana kiai-kiai mempertanyakan maksud pernyataan saya yang menyebut istilah monyet itu, saya perlu klarifikasi," klarifikasi Gus Fuad Plered dilansir dari kanal YouTube Gus Fuad Channel, Minggu.

Fuad Plered menyoroti status Guru Tua karena tidak menginginkan kewibawaan pemerintah menjadi turun, hanya perkara meragukan usulan status pahlawan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam upaya menjaga kebesaran nama pahlawan yang telah berjuang kemerdekaan bangsa dan demi ketinggian martabat bangsa Indonesia," tukasnya.

(ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT