News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sangat Produktif Tulis Kitab, Tokoh Masyarakat Banten Usul Syekh Nawawi Jadi Pahlawan Nasional

Tokoh masyarakat Banten Chalid Miqdar mengusulkan Syekh Nawawi al-Jawi al-Bantani dianggap sangat cocok menempati posisi sebagai salah satu pahlawan nasional.
Kamis, 10 April 2025 - 23:55 WIB
Syekh Nawawi al-Jawi al-Bantani
Sumber :
  • Pondok Pesantren Qotrun Nada

Lebak, tvOnenews.com - Tokoh masyarakat Banten Chalid Miqdar mengusulkan kalau Syekh Nawawi al-Jawi al-Bantani dianggap sangat cocok menempati posisi sebagai pahlawan nasional.

Menurut Miqdar, dedikasi Syekh Nawawi sudah tidak diragukan lagi. Ulama besar asal Tanara Kabupaten Serang itu juga berjuang keras melalui muridnya untuk mendapatkan Kemerdekaan RI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami berharap pemerintah dapat mengangkat Syekh Nawawi al -Jawi al- Bantani sebagai pahlawan nasional," ujar Chalid dalam keterangannya di Lebak, Kamis (10/4/2025).

Miqdar berpendapat Syekh Nawawi sebagai cendekiawan Muslim kelahiran 1815 M/1230 H sangat berpengaruh di dunia. Jadi, tidak hanya berada di Indonesia saja.

"Beliau sangat produktif menulis 115 kitab bidang fiqih, tauhid, tasawuf, tafsir, hadits hingga mendapat gelar Sayyidul Hijaz dan telah mencapai posisi intelektual terkemuka di Timur Tengah," jelasnya.

Tokoh masyarakat Banten Chalid Miqdar berharap Syekh Nawawi al-Jawi al-Bantani menjadi pahlawan nasional
Tokoh masyarakat Banten Chalid Miqdar berharap Syekh Nawawi al-Jawi al-Bantani menjadi pahlawan nasional
Sumber :
  • ANTARA

 

Ia menjelaskan alasan Syekh Nawawi layak diusulkan pahlawan nasional, misalnya ada banyak karya ulama besar itu berupa kitabnya.

Syekh Nawawi membuat kitab yang mencetak ribuan ulama di Indonesia. Karyanya kini sangat berguna seabgai bahan referensi di pondok pesantren di Indonesia.

Tokoh masyarakat Banten itu menambahkan, berbagai gerakan Syekh Nawawi saat berjuang mempertahankan kemerdekaan dari penjajah juga sudah terbukti.

Salah satu buku berjudul "Pemberontakan Petani Banten 1888" diabadikan terkait pengaruh Syekh Nawawi beserta aktivis dari pamannya sendiri.

Syekh Nawawi berusaha menggabungkan dua kelompok besar, yakni tarekat Naqsyabandiyah dan Qodariyah demi membentuk perlawanan keras terhadap penjajah.

Syekh Nawawi sebagai cendikiawan melalui karangan bukunya dibaca para pejuang sehingga tidak diragukan lagi beliau sebagai tokoh nasional dan tokoh pejuang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun perjuangan Syekh Nawawi itu tidak dalam bentuk revolusi fisik melakukan perlawanan terhadap kolonialisme, namun ia melalui pendidikan agama Islam mengajarkan kepada murid-muridnya ketika berada di Mekkah selalu memberikan pendampingan terhadap beberapa muridnya dari Indonesia dengan keluhuran keilmuannya untuk memantik dan memberikan semangat kemerdekaan.

Bahkan, dua muridnya mendirikan organisasi Islam terbesar, seperti KH Hasyim Asyari pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan KH Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT