7 Cara Sedekah yang Benar agar Terhindar dari Riya, Dijamin Pahala Datang Bertubi-tubi
- Istimewa
4. Fokus pada Penerima Bukan Pujian Orang
Tujuan sedekah adalah membantu yang membutuhkan, bukan membangun citra diri, Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa yang melakukan suatu amal untuk dilihat manusia, maka Allah akan memperlihatkannya (dihari kiamat), dan barang siapa yang berbuat riya, maka Allah akan memperlihatkannya juga." (HR. Muslim).
Kita sebaiknya jangan mengukur keberhasilan sedekah dari jumlah like, tapi dari manfaat yang dirasakan penerima.
5. Biasakan Sedekah Rutin meskipun Jumlahnya Sedikit
Sedekah kecil yang konsisten lebih dicintai Allah daripada yang besar tapi jarang, sebagaimana dalam hadis riwayat Rasulullah SAW, beliau bersabda:
"Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah yang terus-menerus meskipun sedikit." (HR. Bukhari & Muslim).
Melalui poin ini, konsistensi menjaga niat lebih mudah dilakukan saat sedekah menjadi kebiasaan.
6. Jangan Menunda Niat Baik
Kita wajib segera melakukan saat hati tergerak untuk bersedekah. Tindakan cepat mencegah niat berubah karena bisikan setan, Rasulullah SAW bersabda:
"Bersegeralah dalam beramal sebelum datang fitnah..." (HR. Muslim).
Kadang-kadang niat ikhlas kita bisa luntur dan hilang jika terlalu lama ditunda dengan dalih terhalang sesuatu yang membuat amal ibadah sulit dilakukan.
7. Berdoa agar Terhindar dari Riya
Kita lemah tanpa pertolongan Allah. Maka, berdoalah agar diberi keikhlasan. Di antara doa yang diajarkan Rasulullah SAW adalah:
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu sementara aku mengetahuinya, dan aku memohon ampun atas apa yang tidak aku ketahui." (HR. Ahmad).
Berdoa dengan penuh kesadaran bisa menjaga hati tetap bersih.
Itulah tujuh cara paling ampuh untuk menjaga keistimewaan sedekah dan tidak berakhir sia-sia. Semoga dengan tujuh cara ini, kita bisa terus beramal dengan ikhlas dan mendapatkan pahala sempurna dari Allah SWT. Mari terus belajar memberi dengan hati yang tulus dan niat yang lurus.
(hap)
Load more