News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Santai Habib Bahar bin Smith Soroti Pernyataan Gus Fuad Plered, Singgung Perjuangan Guru Tua

Habib Bahar bin Smith merespon pernyataan Gus Fuad Plered dinilai ada unsur penghinaan. Ia berbicara jasa besar Guru Tua untuk umat Muslim di Timur Indonesia.
Kamis, 3 April 2025 - 20:55 WIB
Habib Bahar bin Smith & Gus Fuad Plered
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Uya Kuya TV & YouTube Gus Fuad Channel
Gus Fuad Plered
Gus Fuad Plered
Sumber :
  • IST

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Habib Bahar menyayangkan Gus Fuad sempat melontarkan kalimat "pengkhianat dan mony*t". Ucapan tersebut dinilai mengandung kontroversi dan perpecahan terhadap sesama umat Muslim.

Ucapan dari Gus Fuad yang membicarakan usulan Guru Tua direncanakan akan menjadi pahlawan nasional pun mendadak viral sebelum Lebaran 1446 Hijriah.

Menurut Habib Bahar, ucapan tersebut telah kelewatan dan tidak seharusnya ulama besar yang berpengaruh di Timur Indonesia dianggap pengkhianat dan binatang.

"Tokoh pendidikan yang mana beliau kemarin telah dihina oleh Fuad Plered dengan kata-kata yang tidak pantas," tegasnya.

Ia pun menyatakan dukungannya kepada Alkhairaat sekaligus meminta pihak aparat kepolisian untuk menindaklanjuti terkait pernyataan Gus Fuad.

"Maka kami sebagai abnul Alkhairaat menyampaikan menyerukan kepada pihak Kepolisian, serta aparat penegak hukum untuk segera memproses hukum Fuad Plered," pesannya.

"Jikalau aparat Kepolisian penegak hukum membiarkan Fuad Plered, maka jangan salahkan kami masyarakat Indonesia Timur akan mengambil tindakan tegas kepada Fuat Plered. Sekian Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," sambungnya.

Sebelumnya, Pengurus Besar (PB) Alkhairaat dan beberapa pihak mengecam keras terhadap pernyataan Gus Fuad dinilai berunsur ujaran kebencian.

Terlebih lagi, pernyataan tersebut seolah-olah tidak memandang Guru Tua sebagai ulama besar yang berjuang terutama berbasis di bidang pendidikan di wilayah Timur Indonesia.

PB Alkhairaat pun bertindak secara tegas untuk memproses melalui jalur hukum setelah mendengar ucapan Gus Fuad yang diduga telah menghina Guru Tua.

Setelah pernyataannya viral, Gus Fuad Plered langsung mengklarifikasi atas ucapan yang dimaksud usai dianggap menghina Guru Tua.

Ia menyesali atas ucapan tersebut yang dianggap tidak pantas, meskipun ia tetap menjelaskan maksud dan tujuan kritikannya terhadap usulan pengangkatan pahlawan nasional terhadap Guru Tua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Gus Fuad, usulan tersebut tidak begitu kuat karena tak ada dukungan baik secara data maupun dokumen tertulis, sehingga rencana Guru Tua diangkat pahlawan nasional tertunda.

(hap)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT