News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tidak Puasa saat Perjalanan Mudik Lebaran Akibat Kelelahan, Memangnya Boleh? Begini Penjelasan Hukumnya!

Mudik Lebaran adalah tradisi tahunan yang sudah melekat saat momentum Hari Raya Idul Fitri. Perjalanan jauh bikin puasa Ramadhan menjadi batal. Ini hukumnya.
Minggu, 30 Maret 2025 - 17:17 WIB
Ilustrasi mudik Lebaran
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Mudik Lebaran adalah tradisi tahunan yang sudah sangat melekat kerap kali dilakukan olehh masyarakat di Indonesia. 

Mudik Lebaran seakan-akan memberikan arti melibatkan perjalanan jauh untuk berkumpul bersama keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, tidak sedikit dari umat Islam melakukan perjalanan mudik yang melelahkan akibat harus menempuh jarak jauh demi bersua dengan keluarga tercinta di kampung halaman.

Kelelahan saat mudik Lebaran inilah dapat menjadi tantangan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Tak jarang dari mereka membatalkan puasanya karena faktor tersebut.

Ilustrasi mudik Lebaran
Ilustrasi mudik Lebaran
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

 

Dalam Islam, sebenarnya memiliki pemahaman terkait rukhsah (keringanan) dari segi menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Terlepas dari itu, pemaparan ini dikhususkan bagi orang yang bepergian jauh, salah satunya adalah diperbolehkannya tidak berpuasa.

Lalu, bagaimana hukum dalam agama Islam mengenai tidak berpuasa saat mudik? Mari kita simak penjelasannya.

Hukum Tidak Puasa Ramadhan dalam Perjalanan Mudik Lebaran

Islam memberikan kelonggaran bagi musafir (orang yang sedang dalam perjalanan) untuk tidak berpuasa, sebagaimana seperti redaksi Surat Al-Baqarah Ayat 185, Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:

"Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajib mengganti) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain." (QS. Al-Baqarah, 2:185)

Selain itu, keringanan beribadah saat menjadi musafir dicontohkan dalam hadis riwayat, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya Allah menghapus separuh shalat bagi musafir dan puasa bagi musafir." (HR. Muslim)

Merujuk dalam Kitab Al-Majmu’ karya Imam An-Nawawi, menurut mayoritas ulama, termasuk Mazhab Syafi’i, Hanbali, dan Hanafi, seseorang boleh tidak berpuasa jika perjalanannya mencapai jarak minimal sekitar 80–90 km.

Namun, jika seseorang mampu berpuasa tanpa merasa berat, lebih baik tetap menjalankannya.

Syarat dan Ketentuan Tidak Berpuasa saat Mudik Lebaran

Menukil dari Kitab Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu karya Dr. Wahbah Az-Zuhaili, agar seseorang mendapatkan keringanan untuk tidak berpuasa saat mudik, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi sebagai berikut:

1. Jarak perjalanan

Minimal sekitar 80–90 km, sebagaimana disebutkan dalam berbagai pendapat ulama.

2. Perjalanan harus sebelum waktu Subuh

Jika seseorang memulai perjalanan setelah Subuh, maka tetap wajib berpuasa hari itu.

3. Perjalanan bukan untuk tujuan maksiat

Jika perjalanan bertujuan melakukan hal yang dilarang syariat, maka rukhsah tidak berlaku.

4. Merasakan kesulitan yang signifikan

Jika perjalanan tidak melelahkan dan tidak mengganggu kondisi tubuh, lebih utama tetap berpuasa.

Dalam Kitab Al-Mughni karya Ibnu Qudamah, menurut Imam Ahmad bin Hanbal, jika seorang musafir tetap merasa kuat dan tidak merasakan kesulitan, maka lebih utama tetap berpuasa.

Namun, jika perjalanan berat dan dapat membahayakan kesehatan, sebaiknya tidak berpuasa.

Kewajiban Mengganti Puasa yang Ditinggalkan saat Mudik

Bagi yang tidak berpuasa saat mudik, wajib mengganti (qadha) puasa di hari lain setelah Ramadhan, sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Baqarah 185.

Dirujuk dari Kitab Al-Umm karya Imam Syafi’i, tidak ada kewajiban membayar fidyah, kecuali bagi orang yang sudah lanjut usia atau memiliki penyakit yang tidak memungkinkan untuk berpuasa lagi.

Beberapa hal dalam mengganti puasa Ramadhan yang ditinggalkan saat mudik sebagai berikut:

1. Segera mengganti setelah Ramadhan: Disunnahkan tidak menunda qadha agar tidak bertumpuk.

2. Puasa berturut-turut atau terpisah: Boleh dilakukan berturut-turut atau terpisah, sesuai kemampuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Jika qadha belum dilakukan hingga Ramadhan berikutnya: Maka wajib membayar fidyah sebagai tambahan (Mazhab Syafi'i dan Maliki).

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Roy Suryo Cs Ajukan Uji UU ITE Usai Berstatus Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Wakil Ketua MK Bilang Begini

Roy Suryo Cs Ajukan Uji UU ITE Usai Berstatus Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Wakil Ketua MK Bilang Begini

Roy Suryo Cs menguji b Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) ke Mahkamah Konstitusi (MK) buntut status tersangkanya pada kasus ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) digandeng oleh salah satu hotel bintang lima di Sleman dalam membangun ekosistem peternakan ayam mandiri.
Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) digandeng oleh salah satu hotel bintang lima di Sleman dalam membangun ekosistem peternakan ayam mandiri.
Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) digandeng oleh salah satu hotel bintang lima di Sleman dalam membangun ekosistem peternakan ayam mandiri.
Bagaimana Hukum Utang yang Terlupakan? Ini Penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah

Bagaimana Hukum Utang yang Terlupakan? Ini Penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah

Bagaimana hukum utang yang terlupakan? Baik yang berutang atau yang meminjamkan lupa, begini penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah.
Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Dilansir dari berbagai sumber, termasuk laman resmi Thanksinsomnia dan kanal YouTube CONNX, Mohan Hazian lahir di Lampung pada 4 Februari 1990. Selain berprofes

Trending

Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Dilansir dari berbagai sumber, termasuk laman resmi Thanksinsomnia dan kanal YouTube CONNX, Mohan Hazian lahir di Lampung pada 4 Februari 1990. Selain berprofes
Sebentar Lagi Puasa Ramadhan, Coba Tips Segar Seharian ala dr Zaidul Akbar pakai Makanan dan Minuman ini

Sebentar Lagi Puasa Ramadhan, Coba Tips Segar Seharian ala dr Zaidul Akbar pakai Makanan dan Minuman ini

Tips sehat ramadhan ala dr Zaidul Akbar. Sayang jika ditinggalkan dan sangat bermanfaat bagi kesehatan
Roy Suryo Cs Ajukan Uji UU ITE ke MK Usai Ditetapkan Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Roy Suryo Cs Ajukan Uji UU ITE ke MK Usai Ditetapkan Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Roy Suryo Cs mengaku pihaknya didiskriminalisasi terkait pengungkapan perkara ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi).
Bernardo Silva Kirim Peringatan ke Arsenal: Manchester City Siap Bertarung!

Bernardo Silva Kirim Peringatan ke Arsenal: Manchester City Siap Bertarung!

Kapten Manchester City Bernardo Silva menegaskan timnya masih terus berjuang memburu trofi Liga Inggris musim 2025/2026.
Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT