News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jauh Sebelum Rumahnya Digeledah KPK atas Dugaan Korupsi Bank BJB, Ridwan Kamil Ungkap Tiga Nilai Spiritual Hidupnya

Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) sempat mengutarakan tiga nilai spiritual hidupnya sebelum rumahnya digeledah KPK terkait kasus korupsi Bank BJB.
Minggu, 16 Maret 2025 - 14:26 WIB
Sosok mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang terseret dugaan kasus korupsi Bank BJB
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

"Yang terakhir, beliau menyampaikan bahwa ‘Insyaallah kalau saya tidak ikut campur masalah tersebut’," tutur Iswara.

Penggeledahan ini menyangkut setelah KPK menemukan adanya dugaan kasus korupsi proyek iklan Bank BJB terjadi selama periode 2021 hingga 2023 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dugaan korupsi iklan BJB menyeret lima orang berstatus tersangka, KPK mengutarakan bahwa, kasus yang melibatkan Ridwan Kamil ditetapkan tersangka telah meraup Rp222 miliar.

Ketika mengemban tugas sebagai Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil padahal selalu berpegang teguh pada tiga nilai spiritual yang menjadi pedoman dalam hidupnya.

RK sapaan akrab lainnya mengungkap hal itu jauh sebelum namanya terlibat dugaan korupsi, tepatnya saat masih berstatus Gubernur Jawa Barat.

Tiga Nilai Spiritual Dipegang Ridwan Kamil

Pada 2021, Ridwan Kamil menjalani kepemimpinannya sebagai Gubernur Jawa Barat. Ia mengatakan tugas tersebut harus bernilai ibadah.

"Pertama, niatkan kepemimpinan sebagai ibadah," ujar Ridwan Kamil di Bandung dikutip, Minggu.

Emil menginginkan masa kepemimpinannya sebagai ibadah untuk kebaikan Jawa Barat. Ia berpegang teguh terhadap satu surat Al-Quran yang menyentuh hatinya.

"Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah’ Makanya saya sebagai dosen, wali kota, gubernur niatnya adalah ibadah," jelas Ridwan Kamil.

Emil kemudian membeberkan nilai spiritual yang kedua sebagai pedoman hidupnya. Ia menganggap, sifat dalam kekuasaan hanya sementara agar ia dalam kondisi husnul khatimah.

"Jadi, saya berdoa pada diri sendiri agar saya mengakhiri jabatan dengan husnul khatimah," katanya.

Dalam salah satu ayat Al-Quran lainnya, Emil mengutip seputar kekuasaan yang dijalani seseorang harus digunakan sebaik-baiknya. Allah SWT sewaktu-waktu menghilangkan kekuasaan tersebut.

Terkait kekuasaaan bisa menghilang kapan saja, Emil menyinggung banyak seseorang menyalahgunakan kepemimpinannya. Alhasil, mereka berakhir tragis karena terlibat kasus korupsi.

"Jadi saya berkompetisi untuk jadi Gubernur Jabar dan Allah takdirkan, Allah juga bisa cabut kekuasaannya kapan pun," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nilai spiritual ketiga, berkaitan dengan upaya selalu memberikan manfaat kepada masyarakat di masa-masa ia mengemban sebagai Gubernur Jawa Barat.

"Seorang ketua RT bisa lebih mulia dari pada gubernur, kalau dia hidupnya dirasakan manfaatnya oleh warga. Jadi, kalau lihat saya sibuk bikin terobosan, itu tadi saya enggak mau jadi manusia yang rugi yang kepemimpinannya habis tapi tidak ada jejak atau karya," pungkas Ridwan Kamil.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT