GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keutamaan dan Amalan 10 Hari Kedua Ramadhan: Momen Meraih Ampunan Allah

Jika 10 hari pertama dikenal sebagai fase rahmat (kasih sayang Allah), maka 10 hari kedua Ramadan adalah fase maghfirah (ampunan Allah). Inilah momen terbaik bagi umat Islam untuk memperbanyak istighfar dan taubat agar dosa-dosa yang telah lalu dihapus oleh Allah SWT.
Rabu, 12 Maret 2025 - 00:38 WIB
Ilustrasi Seorang Muslim sedang Ibadah di 10 Hari Kedua Ramadhan
Sumber :
  • ist

tvOnenews.com - Tak terasa bulan Ramadhan 144g Hijriah/2026 Masehi pada hari ini telah memasuki hari ke-12. Artinya, kini Ramadhan telah memasuki 10 hari kedua.Jika 10 hari pertama dikenal sebagai fase rahmat (kasih sayang Allah), maka 10 hari kedua Ramadhan adalah fase maghfirah (ampunan Allah). Inilah momen terbaik bagi umat Islam untuk memperbanyak istighfar dan taubat agar dosa-dosa yang telah lalu dihapus oleh Allah SWT.

Maka dari itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH. M Cholil Nafis mengingatkan bahwa pada setiap 10 hari di awal, tengah dan akhir sebaiknya setiap umat Islam memaksimalkan untuk mendapatkan rahmatNya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya kita masimalkan untuk mendapat rahmatNya, maghfirah dan pembebasan dari api neraka. Pembagian 10 pertama rahmat dan 10 kedua magfirah sedangkan 10 yang ketiga pembebasan dari api neraka itu hadits dha’if,' ujar Cholil ketika dihubungi oleh tim tvOnenews.com.

Hal tersebut dikatakan oleh Cholil berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah.

"Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, dimana Ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Awal bulan Ramadhan adalah rahmah, pertengahannya maghfirah dan akhirnya itqum minan nar.”
Oleh karena itu sebaiknya umat Islam berlomba-lomba untuk menjalankan ibadah sepanjang hari. 

Keutamaan 10 Hari Kedua Ramadhan

Ada beberapa keutamaan dari 10 hari kedua Ramadhan ini dimana demi mendapatkan keutamaan tersebut setiap Muslim disaranakn memperbanyak amalan. Berikut beberapa keutamaan dan amalan yang sebaiknya dilakukan seorang Muslim ketika 10 hari kedua Ramadhan.

1. Fase Maghfirah (Ampunan Allah)

Dalam sebuah hadis, Rasulullah ﷺ bersabda:"(Ramadhan) awalnya adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, dan akhirnya adalah pembebasan dari neraka." (HR. Ibnu Khuzaimah dan Al-Baihaqi)

Pada fase ini, Allah SWT membuka pintu ampunan seluas-luasnya. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak taubat dan istighfar agar kesalahan dan dosa diampuni sebelum memasuki 10 hari terakhir Ramadhan.

2. Waktu Mustajab untuk Berdoa

Meskipun doa di sepanjang Ramadhan mustajab, namun 10 hari kedua memiliki keistimewaan karena berada di pertengahan bulan penuh berkah. Ini adalah waktu terbaik untuk memohon pengampunan dari Allah SWT. Rasulullah ﷺ mengajarkan sebuah doa:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي كُلَّهَا، دِقَّهَا وَجِلَّهَا، وَأَوَّلَهَا وَآخِرَهَا، وَعَلاَنِيَتَهَا وَسِرَّهَا.

Allahummaghfir lī dzunūbī kullahā, diqqahā wa jillāhā, wa awwalahā wa ākhirahā, wa ‘alāniyatahā wa sirrahā.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah semua dosaku, baik yang kecil maupun yang besar, yang pertama maupun yang terakhir, yang tampak maupun yang tersembunyi.” (HR. Muslim)

3. Peluang Meningkatkan Kualitas Ibadah

Banyak orang mengalami penurunan semangat setelah melewati 10 hari pertama Ramadhan. Namun, inilah saat yang tepat untuk meningkatkan kembali kualitas ibadah. Memperbanyak shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, dan berdzikir menjadi cara terbaik untuk meraih ampunan Allah.

Amalan yang Dianjurkan di 10 Hari Kedua Ramadan

Sebagaimana dijelaskan di atas, agar mendapatkan keutamaan dari 10 hari kedua Ramadhan, setiap Muslim disarankan memperbanyak amalan. Berikut beberapa amalan yang sebaiknya dilakukan ketika di 10 hari kedua Ramadhan.

1. Memperbanyak Istighfar dan Taubat

Karena fase ini adalah fase maghfirah, perbanyaklah membaca istighfar:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullāhal-‘azhīm wa atūbu ilaih.

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dan aku bertaubat kepada-Nya.” (HR. Muslim)

2. Menghidupkan Malam dengan Shalat Sunnah

Shalat malam, terutama shalat tahajud dan shalat taubat, sangat dianjurkan. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam.” (HR. Muslim)

3. Bersedekah Lebih Banyak

Sedekah di bulan Ramadhan memiliki pahala yang berlipat ganda. Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling dermawan, terutama di bulan Ramadan (HR. Bukhari & Muslim). Memberi makan orang yang berpuasa, menyantuni fakir miskin, atau bersedekah dengan harta adalah amalan yang sangat dianjurkan.

4. Membaca dan Merenungkan Al-Qur’an

Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an akan semakin mendekatkan diri kepada Allah. Usahakan untuk menambah jumlah tilawah agar bisa menyelesaikan khataman di akhir Ramadan.

5. Menjaga Lisan dan Perbuatan

Menahan diri dari perkataan yang tidak baik, seperti ghibah, fitnah, dan perkataan sia-sia, adalah salah satu bentuk kesempurnaan ibadah puasa. Rasulullah ﷺ bersabda:

"Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya." (HR. Bukhari)

6. Memperbanyak Doa di Waktu Mustajab

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menjelang berbuka, doa juga sangat mustajab pada waktu sepertiga malam terakhir. Gunakan waktu-waktu ini untuk memohon ampunan, keberkahan hidup, dan kebaikan dunia serta akhirat.

Itulah penjelasan tentang 10 hari kedua Ramadhan adalah fase ampunan Allah yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Perbanyak istighfar, shalat malam, sedekah, membaca Al-Qur’an, dan berdoa agar kita mendapatkan ampunan dan keberkahan di bulan yang mulia ini. Semoga Allah menerima semua amal ibadah kita dan mengampuni dosa-dosa kita. Aamiin.(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT