Baru Tahu! Ternyata Kalau Makan ini saat Sahur, Pasti Tidak akan Ngantuk dan Tidur Lagi di Waktu Subuh, dr Zaidul Akbar Bilang...
- Youtube dr Zaidul Akbar
tvOnenews.com - Apakah kamu sering merasa mengantuk setelah sahur dan salat Subuh selama bulan Ramadan? Jika iya, kamu tidak sendirian.
Banyak orang mengalami kondisi ini, yang bisa mengganggu produktivitas di pagi hari meskipun sedang berpuasa.
Menurut ahli kesehatan sekaligus pendakwah, dr Zaidul Akbar, penyebab utama rasa kantuk setelah sahur adalah pola makan yang kurang tepat.
Oleh karena itu, memilih menu sahur yang sehat sangat penting agar tubuh tetap bugar dan tidak mudah mengantuk.
Makanan yang Direkomendasikan dr Zaidul Akbar untuk Mencegah Ngantuk Setelah Sahur
1. Konsumsi Lemak Sehat
Dr Zaidul Akbar menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung lemak sehat, seperti alpukat dan minyak zaitun.
"Lemak ini salah satunya ya minyak zaitun, atau mungkin alpukat itu lemak yang bagus," ujarnya.
Lemak sehat ini membantu tubuh mendapatkan energi yang lebih stabil tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang berlebihan, yang sering menjadi penyebab kantuk.
2. Pilih Karbohidrat Sehat
Karbohidrat memang penting sebagai sumber energi, tetapi jumlahnya harus dikontrol. Dr Zaidul Akbar menyarankan konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, ubi, kentang, atau singkong.
"Jangan terlalu banyak karbohidratnya ya," tegasnya.
Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat oleh tubuh sehingga tidak menyebabkan rasa lemas atau kantuk setelah sahur.
3. Perbanyak Makanan Berserat dan Berprotein
Sayuran dan buah-buahan harus mendominasi piring saat sahur.
"Kalau mau tetap fit ya sebenarnya adalah 4 per enam dari isi piringnya itu adalah sayuran dan buah-buahan. 1/6-nya adalah protein," kata dr Zaidul Akbar.
Serat dari sayuran dan protein dari kacang-kacangan, seperti kacang hijau dan edamame, akan membantu tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.
4. Racikan Sahur Sehat
Dr Zaidul Akbar merekomendasikan racikan sahur sederhana namun bernutrisi:
"Kalau gampang, saya kasih tipsnya: alpukat satu dikerok, kasih madu sedikit, lalu minum minyak zaitun juga bisa, kemudian air putih. Itu sudah cukup untuk kebutuhan kita," jelasnya.

- Istockphoto
Menu Sahur untuk Penderita Kolesterol
Bagi penderita kolesterol, dr Zaidul Akbar merekomendasikan konsumsi kurma dan makanan tinggi vitamin C:
1. Kurma, kaya akan zat besi yang membantu metabolisme tubuh.
"Karena kurma itu mengandung Fe atau besi yang terikat dengan sempurna apalagi jika bertemu dengan vitamin C," ujarnya.
2. Buah yang Mengandung Vitamin C – Seperti jeruk atau semangka, yang membantu penyerapan zat besi dan meningkatkan daya tahan tubuh.
3. Minyak Zaitun, baik untuk kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol.
"Minyak zaitun itu menurut sains mengandung MUFA atau monounsaturated fatty acid, salah satu minyak terbaik yang bisa digunakan untuk meningkatkan fungsi jantung, memperbaiki kolesterol," katanya.
Dr Zaidul Akbar merekomendasikan konsumsi satu sendok makan minyak zaitun sebelum tidur dan setelah bangun sahur, lalu dilanjutkan dengan tiga butir kurma basah.
Menu Sahur untuk Penderita Diabetes
Bagi penderita diabetes, makanan yang dikonsumsi harus membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Berikut menu yang direkomendasikan:
1. Karbohidrat Sehat, Seperti beras merah, beras coklat, sorgum, atau umbi-umbian.
"Makanan sehat itu seperti beras coklat, beras merah, sorgum atau umbi-umbian juga bisa," ujar dr Zaidul Akbar.
2. Serat Tinggi, Rumput laut, kolang kaling, dan cincau hijau membantu menjaga gula darah tetap stabil.
"Akan tetapi perlu diingat, beberapa jenis makanan tinggi serat tersebut tidak diolah sebagai es campur," jelasnya.
Es campur sering kali mengandung susu kental manis dan gula cair yang dapat meningkatkan kadar gula darah secara drastis. Sebaiknya, bahan-bahan tersebut dibuat menjadi wedang atau minuman hangat.
Sebagai tambahan, dr Zaidul Akbar juga menyarankan untuk mencampurkan alpukat dan madu ke dalam wedang agar lebih bernutrisi.
Dengan mengikuti pola makan sahur yang sehat ini, diharapkan tubuh tetap bugar, tidak mudah lemas, dan rasa kantuk setelah Subuh bisa dikurangi. Semoga bermanfaat dan selamat menjalankan ibadah puasa! (udn)
Load more