News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Sampai Menipu Allah dengan Baca Niat Tahajud Seperti ini, Tak akan dapat Pahala Justru dapat Dosa, Kata Syekh Ali Jaber

Ada banyak amalan yang bisa dilakukan oleh umat muslim agar dapat memperoleh pahala. Salah satunya dengan melakukan shalat tahajud. Tapi akan mendapat dosa bila
Rabu, 22 Januari 2025 - 23:57 WIB
Potret Syekh Ali Jaber
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube

tvOnenews.com -  Ada banyak amalan yang bisa dilakukan oleh umat muslim agar dapat memperoleh pahala. Salah satunya dengan melakukan shalat tahajud.

Bila kerap melakukan shalat tahajud, bukan hanya mendapat pahala melainkan akan mendapat banyak keutamaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, sebagian orang masih keliru untuk membaca niat tahajud. Bila membaca niat dengan cara seperti ini, bukan mendapat pahala tapi justru mendapat dosa.

Dalam satu kajiannya, Syekh Ali Jaber mengatakan orang yang membaca niat shalat tahajud seperti ini akan dianggap menipu Allah SWT.

Seperti apa penjelasan Syekh Ali Jaber mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Syekh Ali Jaber saat ceramah
Syekh Ali Jaber saat ceramah
Sumber :
  • Istimewa

 

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan di kanal YouTube Bagus Sugiharto, ada sebuah cara membaca niat yang salah ketika akan memulai shalat tahajud.

Allah SWT memerintahkan umat muslim beribadah kepada-Nya serta beramal baik, terdapat dua macam ibadah yaitu yang hukumnya wajib dan sunnah.

Perbedaan ibadah wajib bila ditinggalkan maka akan mendapat dosa, seperti shalat fardhu dan puasa di bulan Ramadhan tanpa udzur tertentu.

Sementara ibadah sunnah bila ditinggalkan memang tidak mendapat dosa, namun orang tersebut akan rugi lantaran telah kehilangan kesempatan mendapat pahala.

Salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan yakni shalat tahajud, sebab pahala yang akan didapatkan sangat besar.

Perlu diingat, terdapat aturan dalam pelaksanaan shalat tahajud sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW, mulai dari niat hingga berakhirnya shalat.

Niat tahajud dapat diucapkan sebelum tidur di malam hari agar dapat terbangun di sepertiga malam karena sudah menanamkan niatnya.

Bila tanpa sengaja ketiduran dan melewati waktu shalat tahajud, maka orang tersebut tetap akan mendapat pahala shalat tahajud.

“Sudah nawaitu (melaksanakan shalat tahajud) tapi nggak sengaja ketiduran, dapat pahala sholat malam (tahajud),” ungkap Syekh Ali Jaber pada tayangan YouTube Bagus Sugiharto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, apabila seseorang membaca niat tahajud tapi sengaja meneruskan tidurnya hingga waktu shalat tahajud terlewati, maka tidak akan mendapat pahala.

Justru orang tersebut akan mendapatkan dosa karena dianggap memiliki niat untuk menipu Allah. Oleh sebab itu, sebaiknya tidak melakukan cara niat tahajud yang seperti itu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT