News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dengan Semangat Toleransi Beragama, FKUB Lebak Ajak Warga untuk Membangun Kerukunan dan Perdamaian

Demi mewujudkan kemajuan bangsa Indonesia, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lebak, Banten ajak masyarakat untuk membangun kerukunan dan kedamaian
Minggu, 19 Januari 2025 - 23:37 WIB
FKUB Lebak ajak warga bangun kerukunan dan kedamaian
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Demi mewujudkan kemajuan bangsa Indonesia, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lebak, Banten mengajak kepada seluruh masyarakat untuk membangun kerukunan dan kedamaian.

"Kita hidup di masyarakat lebih indah dengan saling rukun dan damai tanpa perpecahan serta perselisihan," ungkap Ketua FKUB Kabupaten Lebak Ustaz Haerudin saat menggelar silaturahim antar umat beragama di Lebak, Minggu, (19/1/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama ini, kehidupan masyarakat Kabupaten Lebak penuh keberagaman dengan perbedaan keyakinan, sosial, adat, budaya, dan bahasa.

Menurut Ustaz Haerudin, di tengah masyarakat yang beragam ini tetap terjalin kerukunan dan kedamaian hingga saat ini.

Dirinya mengatakan masyarakat setempat yang religius menjalani hidup dengan semangat toleransi, saling menghormati, dan menghargai antarumat beragama.

Sarana ibadah di Kabupaten Lebak pada 2025 tercatat 1.706 masjid, 1.551 mushalla, lima gereja Kristen, tiga gereja Katolik, dan satu wihara, sedangkan pemeluk agama Islam 1.389.372 orang, Kristen 1.870 orang, Katolik 1.113 orang, Buddha 997 orang, Hindu 82 orang, Konghucu 245 orang, dan aliran kepercayaan 13.945 orang.

"Kita meyakini umat beragama di daerah itu berkembang, termasuk sarana dan prasarana tempat ibadah," ujar Haerudin.

Pihaknya bersama tokoh agama lainnya sering melakukan pertemuan untuk memperkuat silaturahim, sedangkan jika terdapat perselisihan diselesaikan secara damai.

Menurutnya, kehidupan masyarakat di daerah itu berjalan baik dan belum pernah terjadi konflik maupun gesekan sosial sebab antarumat beragama membangun kerukunan, kebersamaan, dan keharmonisan secara mantap.

"Kita wajib menjaga akidah juga kerukunan terpelihara agar hidup tetap bersatu, damai dan nyaman guna terwujud kesejahteraan masyarakat," katanya.

Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak Alkadri mengatakan masyarakat wajib membangun dan memperkuat kerukunan dan kedamaian guna mewujudkan Indonesia maju serta disegani dunia.

Pemerintah Kabupaten Lebak berkolaborasi bersama FKUB, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengawasan Aliran dan Kepercayaan (Pakem), Kementerian Agama (Kemenag) melakukan pembinaan antarumat beragama.

Pembinaan itu untuk memperkuat persatuan dan persaudaraan antarumat beragama sehingga tidak ada fanatisme keyakinan yang dianut secara berlebihan.

"Kami mengapresiasi kerukunan umat beragama di sini berjalan baik, bahkan saling menghormati, menghargai, tolong-menolong, bergotong royong tanpa membedakan keyakinan yang dianut, suku, adat, bahasa dan sosial," jelasnya.

Sementara itu, Pendeta Gereja Pasundan Rangkasbitung Kabupaten Lebak Robert mengajak umatnya memperkuat kerukunan, kedamaian dan persatuan antar umat beragama.

Kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Lebak kini relatif baik dan penuh kedamaian.

Bahkan, dirinya selama tinggal di Kabupaten Lebak merasa aman dan damai serta tidak ada konflik horizontal.

Karena itu, dirinya dalam setiap khutbah selalu menyampaikan pesan terhadap umatnya untuk memperkuat persatuan dan menjalin kerukunan dan keharmonisan di masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, ia mengajak umat menebarkan semangat kasih sayang dan tolong menolong sesama umat beragama.

"Kami meyakini melalui persatuan itu dapat meningkatkan kesejahteraan bagi umat manusia dengan penuhi kedamaian dan kasih sayang," tutur pendeta kelahiran Manado, Sulawesi Utara itu. (ant/kmr)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT