News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Tahan di Awal Bermain, Pemain Mualaf Ini Akui Gaya Bermain Timnas Indonesia Berbeda Jauh: Buat Saya Harus ...

Hadir dan bergabung di Timnas Indonesia waktu diasuh Pelatih Shin Tae-yong (STY), pemain mualaf yang murah senyum ini menilai gaya bermain bola pakai umpan jauh
Jumat, 17 Januari 2025 - 10:54 WIB
Tak Tahan di Awal Bermain, Pemain Mualaf Ini Akui Gaya Bermain Timnas Indonesia Berbeda Jauh: Buat Saya Harus ...
Sumber :
  • dok.PSSI

Jakarta, tvOnenews.com- Salah satu pemain Timnas Indonesia pernah mengakui kalau gaya bermain sepak bola di Indonesia sungguh berbeda. Hal ini dibandingkan dengan negara Belanda

Sosok ini dikenal sebagai pemain mualaf dan naturalisasi, siapa lagi kalau bukan Ragnar Oratmangoen. Ia sempat merasakan kewalahan di awal bermain bersama Timnas Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ragnar Oratmangoen
Ragnar Oratmangoen
Sumber :
  • Instagram/0ratmangoen

 

 

Hadir dan bergabung di Timnas Indonesia waktu diasuh Pelatih Shin Tae-yong (STY), Ragnar Oratmangoen yang akrab disapa Wak Haji ini menilai gaya bermain bola dengan jarak jauh (umpan jauh). 

Mendesaknya harus lebih kerja keras. Tentunya hal ini sebagai upaya penyesuaian dirinya di Timnas Indonesia.

Hal tersebut Wak Haji sampaikan saat podcast bersama Mamat Alkatiri di kanal YouTube Sport77 Official, dikutip Jumat (17/1/2025). 

Wak Haji pun menyebutkan ada perbedaan amat besar dari kedua negara ini, kalau sepak bola di Indonesia harus lebih banyak berlari dan umpan jauh.

Berbeda dengan Belanda banyak memainkan umpan pendek. Tak heran ia bisa merasakan perbedaan itu, tapi dengan cepat bisa beradaptasi.

“Saat kalian tidak bisa bermain operan pendek, maka bermain operan panjang. Di Belanda, mereka tidak menyukai bermain dengan operan jarak jauh,” jelas Ragnar Oratmangoen.

"Di Belanda, semua orang ingin bermain sepak bola yang baik dari belakang,” ungkap penyerang milik FC Groningen itu. 

STY Terlanjur Dipecat PSSI, Padahal Pelatih yang Semangat Pahami Islam Itu Punya Misi Besar untuk Sepak Bola Indonesia
STY Terlanjur Dipecat PSSI, Padahal Pelatih yang Semangat Pahami Islam Itu Punya Misi Besar untuk Sepak Bola Indonesia
Sumber :
  • dok.AFC

 

 

Sehubungan dengan Ragnar Oratmangoen, meksipun berbeda dari segi gaya bermain bola. Hal itu tidak menyurutkan semangatnya bermain.

“Di Indonesia, (saya) yang pertama kali dilakukan adalah kerja keras dan berlari dan tidak bermain bola seperti itu (operan pendek).” jelas Wak Haji.

Dalam kesempatan yang sama, Ragnar Oratmangoen juga menjelaskan ada hal yang buatnya tetap nyaman di Indonesia.

Sebagaimana Wak Haji merupakan keturunan Belanda dan Indonesia. Ia sangat menyukai di sini karena warganya yang toleran.

Ragnar yang berstatus mualaf ternyata lahir dari keluarga non-muslim beragama Nasrani. Ia mengaku merasa lebih nyaman dan menyenangkan di Indonesia karena bisa bebas dengarkan adzan kapanpun, di manapun. 

"Indonesia mayoritas beragama islam, dan bagaimana pandangan kamu jika dibandingkan dengan eropa yang cukup bebas?," tanya Mamat sebagai host.

"Sebenarnya tidak begitu sulit di Belanda. Namun kamu tidak akan sebebas yang diinginkan," jawab Ragnar Oratmangoen.

"Sebab mereka orang Belanda sangat mudah men-gudge (menghakimi) orang lain, berbeda dengan saya Indonesia," jelas Wak Haji itu. (klw)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

    

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT