News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Produk Diskon Saat Momen Natal dan Tahun Baru, Bolehkah Umat Islam Ikut Membelinya? Ustaz Khalid Basalamah Bilang Hukumnya…

Pada tanggal 25 Desember, umat Kristiani rayakan Natal. Saat hari besar seperti ini, seluruh pusat perbelanjaan mengadakan program diskon untuk setiap produknya
Selasa, 24 Desember 2024 - 23:34 WIB
Ustaz Khalid Basalamah jelaskan hukum membeli produk diskon saat momen Natal
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Setiap tanggal 25 Desember, umat Kristiani merayakan Natal. Saat hari besar seperti ini, seluruh pusat perbelanjaan mengadakan program diskon untuk setiap produknya.

Banyak orang beramai-ramai berbelanja dan membeli produk dengan harga miring, mulai dari fashion, makanan, hingga kebutuhan lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan fenomena tersebut, muncul persoalan bolehkan umat muslim ikut membeli produk diskon saat momen Natal dan tahun baru seperti saat ini.

Dalam satu kajiannya, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan hukum berbelanja produk diskon saat momen Natal dan Tahun Baru.

Seperti apa penjelasan Ustaz Khalid Basalamah mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.


Ustaz Khalid Basalamah. (Ist)

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Khalid Basalamah Official, saat momen Natal dan tahun baru banyak produk yang mendapat diskon.

Seorang jamaah bertanya pada Ustaz Khalid Basalamah mengenai hukum dalam Islam bila umat muslim membeli produk diskon saat momen Natal.

Menjawab pertanyaan tersebut, Ustaz Khalid Basalamah mengatakan hukumnya boleh membelinya selama produk tersebut halal.

“Boleh saja, setahu saya Allahu a’lam boleh saja karena produk itu dasar asal produknya dasarnya produk halal,” ungkap Ustaz Khalid Basalamah pada tayangan YouTube miliknya.

Namun, dirinya menegaskan untuk tidak membeli produk yang berhubungan dengan perayaan Natal.

“Jangan beli produk Natal, produk Natal lain lagi hukumnya diskon tidak diskon nggak boleh,” ujarnya. 

Selain itu, Ustaz Khalid Basalamah menyarankan untuk menghindari aktivitas tersebut, lantaran dikhawatirkan mendukung perayaan tersebut.

“Apalagi kalau disitu ada hajat ya. Memang kebetulan kebutuhan sehari-hari, kalau sesuatu yang tidak diperlukan sebaiknya jauhi. Karena khawatir malah kita sama saja mendukung acara,” jelas Ustaz Khalid Basalamah.

“Pokoknya usahakan jangan sampai ada dukungan,” sambungnya.

Menurut Ustaz Khalid Basalamah, selama membeli produk dengan niat membutuhkannya dan tidak berkaitan dengan perayaan Natal, hal ini tidak menjadi masalah.

Namun, bila sengaja membeli produk yang tidak perlu karena ada momen natal, apalagi membeli atribut yang mendukung perayaan mereka, maka hal ini tidak diperbolehkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, dalam QS Al Kafirun tertulis jelas mengenai perlakuan umat muslim terhadap agama lain.

“Allah SWT menurunkan surat Al Kafirun itu jelas sebab turunnya karena Allah SWT memang tidak ingin setiap muslim mencontohi, mendukung, mengucapkan selamat kepada orang-orang kafir memang enggak boleh,” imbuhnya. (kmr)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.
Pra Penjualan 2025 Tembus 100%, PANI Bukukan Rp4,3 Triliun dari PIK 2

Pra Penjualan 2025 Tembus 100%, PANI Bukukan Rp4,3 Triliun dari PIK 2

PANI berhasil merealisasikan pra penjualan sebesar Rp4,3 triliun atau setara dengan pencapaian 100 persen dari target tahunan pada tahun 2025.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT