News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Kasus Gus Miftah ke Penjual Es Teh Manis Heboh, Menteri Agama Tanggapi Penekanan Buat Sertifikasi Pendakwah

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menanggapi usulan pembuatan sertifikasi pendakwah sejak kasus Gus Miftah mengolok tukang es teh manis, Sunhaji heboh.
Senin, 9 Desember 2024 - 20:47 WIB
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar bicara sertifikasi pendakwah dampak viralnya kasus Gus Miftah ke tukang es teh manis
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar telah mendengar penekanan usulan pembuatan sertifikasi pendakwah efek kasus pendakwah Gus Miftah bercanda kepada penjual es teh manis, Sunhaji menjadi perbincangan publik.

Permintaan masyarakat pentingnya sertifikasi untuk pendakwah, kata Nasaruddin Umar, sedang dilakukan pengkajian oleh Kemenag setelah guyonan Gus Miftah menggemparkan publik dan viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perihal waktunya, Menag RI itu menyampaikan Kemenag membutuhkan waktu agar bisa memperoleh keputusan terbaik atas respons dari usulan masyarakat terkait pembuatan sertifikasi pendakwah.

"Sedang kita kaji nanti dalam waktu dekat ini," ungkap Menag RI Nasaruddin Umar kepada awak media di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/12/2024).

Soal sertifikasi juru dakwah tersebar di Indonesia dari masyarakat bermula dari usulan yang dilakukan oleh anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq.

Gus Miftah saat mengolok-olok penjual es teh saat pengajian di Magelang.
Gus Miftah saat mengolok-olok penjual es teh saat pengajian di Magelang.
Sumber :
  • Istimewa

 

Maman mengharapkan adanya sertifikasi para juru dakwah sangat berfungsi sebagai tolak ukur kapasitas ilmu pengetahuan pendakwah untuk mengisi berbagai acara kajian berbasis keagamaan.

"Kementerian Agama perlu melakukan sertifikasi juru dakwah," ucap Maman dalam keterangan resminya di Jakarta dikutip, Senin.

Usulan ini menyambung dengan kehebohan yang terjadi beredar di media sosial terkait guyonan Gus Miftah mengucap kalimat tidak pantas kepada penjual es teh manis.

Guyonan dari Gus Miftah menimbulkan berbagai perspektif dari masyarakat karena dianggap telah mencela Sunhaji, penjual es teh manis dalam suatu acara kajian di Magelang, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Kecaman dari publik tidak lepas dari status Miftah Maulana Habiburrahman nama asli Gus Miftah yang sebelumnya menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto.

Sebelumnya, Gus Miftah menjadi Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Namun, potongan video Gus Miftah sedang mengisi suatu kajian di Magelang, Jawa Tengah mendadak viral karena mengolok-olok Sunhaji.

Tak hanya itu, Gus Miftah mengeluarkan kata tidak pantas kepada Sunhaji tengah berdiri di tengah-tengah para jemaah dalam acara tersebut.

"Es tehmu masih banyak enggak? Masih? Ya sana dijual, gk. Jual dulu, nanti kalau masih belum laku, ya sudah takdir," kata Gus Miftah kepada tukang es teh manis itu dalam potongan video yang viral dikutip, Senin.

Publik menganggap Miftah telah merendahkan profesi sekaligus penjual es teh manis yang upaya mencari nafkah dalam acara tersebut.

tvonenews

Guyonannya langsung mendapat reaksi sekaligus kecaman dari Partai Gerindra agar sang pendakwah segera minta maaf kepada Sunhaji.

Sontak, Gus Miftah tidak selang lama bergegas menyambangi kediaman Sunhaji untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.

Meski demikian, publik tetap bersikeras agar Gus Miftah mundur dari jabatannya sebagai Utusan Presiden pada Jumat (6/12/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan," tandas Gus Miftah dalam sesi konferensi pers digelar di kawasan Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, DI Yogyakarta.

(ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Kapten Go Ahead Eagles akui kehilangan Dean James akibat polemik paspor di Belanda. Begini katanya soal nasib pemain Timnas Indonesia itu.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM), memantau langsung pencairan upah bagi para pekerja di Kebun Binatang Bandung oleh Pemerintah Provinsi Jabar. 
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Pemerintah Iran secara resmi menyatakan penolakannya terhadap tawaran gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat. 
Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan mulai menekan pelaku usaha, terutama UMKM makanan dan minuman. 

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT