News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Bukan Muslim, Reaksi Amanda Manopo Dengarkan Adzan Jadi Sorotan, Haruskah Sampai Hentikan Aktivitas? Kata Buya Yahya…

Aktris Amanda Manopo sempat jadi sorotan netizen ketika menunjukkan reaksinya mendengar suara adzan. Lalu apa hukumnya bila mendengarkan adzan hingga aktivitas?
Senin, 18 November 2024 - 18:53 WIB
reaksi Amanda Manopo saat dengarkan adzan jadi sorotan
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Aktris Amanda Manopo sempat menuai sorotan netizen ketika menunjukkan reaksinya mendengar suara adzan.

Reaksi lawan main Arya Saloka menjadi perhatian ketika dirinya menghentikan siaran langsung di media sosialnya saat mendengar suara adzan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Matiin dulu ya, lagi adzan kayaknya nggak enak deh,” ujar Amanda Manopo dalam siaran langsung di media sosialnya.

amanda manopo
Amanda Manopo. (Ist)

Meski begitu, dirinya tak benar-benar menghentikannya dan memilih untuk tetap menyalakan siaran langsung itu.

Namun, Amanda Manopo tidak berbicara selama adzan berkumandang dan memilih untuk mendengarkannya. 

Selain itu, perempuan berusia 24 tahun ini meminta para wartawan untuk menunggu hingga adzan selesai berkumandang, baru melakukan wawancara.

“Lagi adzan, nih. Gak mau berhenti dulu?” tanya Amanda kepada awak media.

Wartawan yang hadir pun bertanya kembali padanya apakah tidak masalah bila menunggu adzan selesai.

Justru Amanda menjawab, “Nunggu aja, gue nggak apa-apa,”

Berkaitan dengan hal tersebut, lalu apa hukumnya bila mendengarkan hingga aktivitas bila adzan sedang berkumandang?

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Buya Yahya, pembina pondok pesantren Al Bahjah ini mengungkapkan bahwa menjawab adzan bukan sebuah kewajiban.

Akan tetapi sangat disayangkan bila tidak dijawab karena menjawab adzan merupakan sebuah kemuliaan. 

“Sudah jelas, menjawab adzan bukan sebuah kewajiban. Tidak wajib akan tetapi sebuah kemuliaan,” ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube miliknya.

“Menjawab adzan tidak harus pakai ngerem (menghentikan aktivitas), yang jawab mulutnya bukan kakinya. Jadi nggak harus menghentikan aktivitas,” lanjutnya.

Menurut Buya Yahya sangat berlebihan bila semua aktivitas harus berhenti, seperti berkendara harus berhenti.

Sebab, mendengar dan menjawab adzan bukan dengan tangan maupun kaki, tetapi hanya dengan lisan dan pendengaran.

“Jangan disiksa orang, ingin beribadah jadi susah kalau begitu. Sehingga orang malas jawab adzan, kenapa harus berhenti. Jadi merepotkan orang itu nggak boleh,” tegasnya.


Buya Yahya. (Ist)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, apabila ada sesuatu yang dapat mengganggu saat mendengarkan dan menjawab adzan, maka harus dihentikan.

“Tapi jika ada sesuatu yang bertentangan dengan adzan, maka itu perlu dihentikan,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT