News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hati-hati Pilih Pemimpin di Pilkada 2024, Ini Cara Pilih Pemimpin Amanah untuk Rakyat, Zainuddin MZ: Jangan Terbuai!

Jelang Pilkada 2024 yang diadakan secara serentak pada Rabu, 27 November 2024. Maka sebagai rakyat dan pemilih harus mengenali calon pemimpin yang akan dipilih
Rabu, 13 November 2024 - 21:04 WIB
Zainuddin MZ jelaskan cara pilih pemimpin amanah
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ ANTARA

tvOnenews.com - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang diadakan secara serentak pada Rabu, 27 November 2024.

Banyak calon pemimpin yang akan dipilih pada Pilkada mendatang. Kini calon pemimpin sedang mengungkapkan rencana serta janji yang akan dilakukannya bila terpilih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka sebagai rakyat dan pemilih harus mengenali calon pemimpin yang akan dipilih. 

Oleh sebab itu, hati-hati dalam memilih pemimpin, pilihlah seorang pemimpin yang amanah untuk melindungi rakyat. 

Dalam satu kajiannya, Almarhum Zainuddin MZ mengungkapkan cara memilih pemimpin yang sesuai dalam ilmu Fiqih.

Seperti apa penjelasan dari Zainuddin MZ mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.


Zainuddin MZ. (tvOne)

Dalam program acara Damai Indonesiaku, tvOne, Zainuddin MZ mengungkapkan rakyat harus cerdas dalam memilih pemimpin.

“Jangan gampang cari pemimpin, rakyat harus jadi pemilih yang cerdas. Sebab sekarang zaman entertain, orang pada pintar ngebungkus,” ungkap Zainuddin MZ pada tayangan Damai Indonesiaku, tvOne.

Dirinya menilai kini banyak orang yang tidak memberikan informasi secara transparan. 

Oleh sebab itu sebagai rakyat harus menjadi pemilih yang pintar dan tidak terbuat akan janji yang diberikan oleh para calon pemimpin.

“Kita rakyat belajar dari pengalaman harus jadi pemilih yang pintar. Jangan terbuai janji, jangan terpesona oleh penampilan,” ujarnya.

Lalu, KH Zainuddin MZ menjelaskan cara memilih pemimpin yang baik untuk rakyat, berdasarkan referensi dari fiqih.

Menurutnya, dalam ilmu fiqih untuk memilih imam harus orang yang paling alim, sebab dikemudian hari akan memimpin orang banyak.

“Fiqih ngajarin kalau pilih Imam, syarat pertama orang yang paling alim di kampung siapa? Angkat dia jadi pemimpin, jadi Imam,” jelas Zainuddin.

Bahkan, Allah mengangkat Nabi Adam menjadi khalifah dibekali dengan Ilmu. 

Kemudian, bila ada dua orang yang alimnya sama, maka pilihlah yang lebih fasih lidahnya.

“Fasih itu kalau bahasa gampangnya nyambung. Cari pemimpin yang nyambung sama rakyatnya, bisa ngebaca rakyat. Tahu apa yang dimau rakyat,” terangnya.

“Capek dong kalau punya pemimpin yang nggak nyambung sama rakyat,” sambungnya.

Selain itu, pemimpin yang harus dipilih yaitu pemimpin yang umurnya lebih senior karena memiliki banyak pengalaman.

“Pilih yang lebih tua umurnya, senioritas, expert pengalaman. Makin banyak pengalaman, makin banyak makan asam garam,” imbuhnya.

Bukan hanya yang lebih tua, carilah pemimpin yang lebih nasionalis.

“Pemimpin yang dipilih bukan yang mengagumi negeri orang. Ini Indonesia negeri kita, perlu pemimpin yang kental semangat nasionalismenya, rasa ke Indonesiaan-nya, protect kepada kepentingan negaranya,” jelas Zainuddin MZ.

Menurut Zainuddin mengatakan bila berhasil memilih pemimpin yang baik, maka rakyat bisa berharap banyak kepada pemimpin tersebut.

Sebab pemimpin yang baik akan menjaga amanah dari Allah itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Makanya jangan terpesona oleh pencitraan, jangan terbuai oleh bungkus. Kenali bungkusannya, tapi periksa isinya,” pungkasnya.

Oleh sebab itu, Zainuddin MZ menyarankan agar rakyat dapat mengenali pemimpin yang akan dipilihnya. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT