News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Mau Lagi Ditraktir Teman, Kata Ustaz Khalid Basalamah Lebih Baik Lakukan Ini

Ustaz Khalid Basalamah menyarankan agar seorang Muslim menolak jika akan ditraktir teman. Sebaiknya umat Islam lakukan ini ketika akan ditraktir. Mengapa?
Rabu, 6 November 2024 - 20:42 WIB
Jangan Mau Lagi Ditraktir Teman, Kata Ustaz Khalid Basalamah Lebih Baik Lakukan Ini
Sumber :
  • Ilustrasi/Freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Ustaz Khalid Basalamah menyarankan agar seorang Muslim menolak dan lakukan ini ketika akan ditraktir teman.

Sebagai manusia, tentu sangat menyenangkan jika ada yang traktir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Traktir teman merupakan kegiatan memberikan makanan atau minuman kepada teman.

Traktir teman bisa bertujuan untuk mempererat tali pertemanan dan menciptakan momen istimewa.

Namun ternyata meski membahagiakan, ditraktir teman bisa merugikan kita.

Maka dari itu, Ustaz Khalid Basalamah menyarankan agar seorang Muslim menolak jika ada yang traktir.

Mengapa?

Hal ini karena traktir teman dalam Islam merupakan perbuatan mulia yang bernilai pahala.

Dalam traktir teman ada unsur sedekah, kemurahan hati dan mempererat tali persaudaraan. 

Rasulullah SAW bersabda,

"Setiap kebaikan adalah sedekah." (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)

Jika dilakukan dengan niat tulus, perbuatan traktir teman akan dicatat sebagai amalan sedekah yang mendapat balasan pahala.

Maka alangkah rugi jika kita ditraktir.

Daripada ditraktir lebih baik kita yang traktir teman kita tersebut.

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa hal ini pernah ditanyakan oleh seorang sahabat kepada Rasulullah SAW.

“Sahabat bertanya Rasulullah perbuatan apa dalam Islam selain yang wajib yang paling besar pahalanya?” kata Ustaz Khalid ketika menjelaskan.

“Kata Nabi SAW berikan makan kepada orang-orang suka traktir orang itu ibadah yang besar sekali pahalanya,” sambung Ustaz Khalid Basalamah.

Hal ini karena setiap setiap makanan yang kita letakkan untuk orang lain memiliki banyak berkah.

“Kata ulama, sebutir kurma yang kita niatkan untuk dikasih kepada orang lain masuk dalam hadis Nabi SAW,” jelas Ustaz Khalid Basalamah.

“Makanan yang diniatkan untuk diberi atau dibeli kecuali Allah sudah tinggalkan di dalam makanan itu berkahnya,” sambung Ustaz Khalid Basalamah.

Maka bayangkan, makanan yang berkah masuk ke tubuh orang yang kita traktir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama ia gunakan tubuhnya untuk kebaikan, maka pahala dari traktir teman masih kita dapatkan.

“Makanan berkah akan menjadi saripati yang masuk ke dalam tubuh kita dan akan menjadi bagian dari komposisi tubuh kita dan selama itu ada di badan orang itu kita dapat amal jariyah dia bergerak dia bekerja dan lainnya,” ujar Ustaz Khalid Basalamah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT