News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Sekali-kali Sembarangan Baca Ayat Kursi seperti ini, Kata Syekh Ali Jaber Tolong Tidak Keliru akan Berdampak...

Almarhum Syekh Ali Jaber pernah mengingatkan tidak keliru cara membaca Ayat Kursi atau Surah Al-Baqarah Ayat 255 seperti ini akan mengubah makna kandungannya.
Sabtu, 21 September 2024 - 16:16 WIB
Almarhum Syekh Ali Jaber pernah mengingatkan agar tidak keliru sembarangan membaca Ayat Kursi dengan cara begini
Sumber :
  • Kolase Freepik & Tangkapan layar YouTube Syekh Ali Jaber

tvOnenews.com - Ayat Kursi berasal dari bacaan Surah Al-Baqarah Ayat 255 yang memiliki makna kandungan memberikan keutamaan dahsyat.

Ayat Kursi biasanya menjadi amalan dilakukan umat Muslim sebelum tidur dan setelah shalat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari salah satu hadits menerangkan Ayat Kursi dibaca setelah atau saat shalat maka mendapat perlindungan dari Allah SWT, Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang membaca ayat kursi di setiap shalat fardhu maka ia berada dalam perlindungan Allah sampai shalat berikutnya." (HR. Thabrani)

Hadits riwayat lainnya menjelaskan Ayat Kursi sebagai amalan sebelum tidur akan mendapat perlindungan dari godaan setan, Rasulullah SAW bersabda:

"Apabila engkau mendatangi tempat tidur (pada malam hari) maka bacalah Ayat Kursi, niscaya Allah SWT akan senantiasa menjagamu, dan setan tidak akan mendekatimu hingga waktu pagi." (HR. Bukhari)


Ilustrasi mengamalkan Ayat Kursi setelah shalat. (Pixabay/aamiraimer)

Meski berasal dari Surah Al-Baqarah Ayat 255, umat Muslim harus berhati-hati dan tidak keliru dengan cara membaca Ayat Kursi.

Almarhum Syekh Ali Jaber pernah mengingatkan ada cara keliru yang selalu dilakukan umat Muslim setiap membaca Ayat Kursi.

Almarhum Syekh Ali Jaber menyatakan cara seseorang membaca Ayat Kursi dengan kekeliruan akan berdampak pada perubahan makna kandungannya.

Lantas, seperti apa cara membaca Ayat Kursi yang dianggap keliru berdasarkan penjelasan almarhum Syekh Ali Jaber?

Bagi Anda merasa penasaran terkait kekeliruan cara mengamalkan Ayat Kursi dari pesan almarhum Syekh Ali Jaber, mari simak informasinya di sini agar tidak salah tafsir.

Dinukil tvOnenews.com melalui tayangan channel YouTube Yayasan Syekh Ali Jaber, Sabtu (21/9/2024), almarhum Syekh Ali Jaber membahas tentang Ayat Kursi dalam suatu ceramah.

Mulanya almarhum Syekh Ali Jaber menjelaskan keutamaan terpopuler Ayat Kursi bisa memberikan pertolongan selain menjamin masuk surga.

Hal ini mengingatkan Allah SWT Maha Hidup dan Kekal menunjukkan tidak ada tuhan yang disembah selain Dia.

Kemudian, almarhum mantan Imam Besar Masjidil Haram itu menuturkan terkait kesalahan dalam cara membaca Ayat Kursi.

Ia menyebutkan cara tersebut masih banyak yang sering melakukannya ketika mengamalkan Ayat Kursi.

Almarhum mantan Imam Besar Masjid Nabawi sejak 13 tahun itu juga menyebutkan bagi orang yang sudah mengetahui jangan pernah mencobanya meski satu kali seumur hidup.

Ia menyampaikan makna kandungan Ayat Kursi akan berubah apabila seseorang memulainya dengan membaca basmalah.

Ia mengingatkan Ayat Kursi menjadi bacaan yang termaktub di tengah ayat dalam Surah Al-Baqarah.

Ia menambahkan bahwa, seseorang cukup mengamalkan taawudz tanpa menggunakan basmalah.

"Kita sudah sepakat, begitu kita baca di tengah surah (Al-Baqarah) cukup ta'awudz, tidak ada bismillah," ungkap almarhum Syekh Ali Jaber.

Meski demikian, ia tidak mempermasalahkan apabila seseorang tetap bersikeras menggunakan pengamalan basmalah saat membaca Ayat Kursi.

Namun, ia menyatakan keutamaan didapatkan apabila mengikuti cara membacanya yang paling benar agar tidak ada kekeliruan.

"Tapi boleh enggak pakai bismillah, kalau soal boleh ya boleh saja tapi kan kita mencari yang terutama," jelasnya.

Lanjut, almarhum mantan Juri Hafizh Indonesia itu menjelaskan seseorang juga harus waspada saat mengamalkan ta'awudz.

Almarhum Syekh Ali Jaber berpendapat bahwhasanya makna kandungan dalam Ayat Kursi juga bisa berubah makna saat membaca ta'awudz.

"Audzubillahiminasyaitonirojim, berhenti, Allahu la ilaha illa huwal hayyul qayyum," terangnya.

Ia menyampaikan pesan agar umat Muslim mengamalkan ta'awudz harus ada penjedaan saat membaca Ayat Kursi.

Ia menyarankan agar bacaan ta'awudz tidak boleh langsung digabung atau tersambung saat mengamalkannya.

"Tapi kalau kita Audzubillahiminasyaitonirojimi Allahu la ilaha, berarti di sini kita berlindung kepada Allah dari Allah sendiri," tuturnya. 

"Jadi seolah-olah terlipat Allah sama setannya, dari sisi makna tidak baik," lanjutnya.

tvonenews

Almarhum pendakwah kelahiran asal Madinah itu menegaskan awalan bacaan Ayat Kursi dan ta'awudz memiliki jeda waktu meski hanya sebentar.

"Jadi khusus Ayat Kursi, kalau kita bacakan Audzubillahiminasyaitonirojim, jangan disambungkan dengan Allahu la ilaha illa huwal hayyul qayyum," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT