News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Ganas, Harimau Diburu agar Kulitnya Dimanfaatkan Menjadi Pakaian dan Barang, Bolehkah? Kata Ustaz Khalid Basalamah...

Ustaz Khalid Basalamah mengungkap hukum memburu harimau untuk keperluan memanfaatkan bagian kulit hewan tersebut dijadikan bahan pakaian dan barang lainnya.
Sabtu, 24 Agustus 2024 - 16:26 WIB
Ustaz Khalid Basalamah ungkap hukum sengaja memburu hewan harimau untuk memanfaatkan kulitnya jadi bahan pakaian dan barang
Sumber :
  • Kolase Freepik & Tangkapan layar YouTube Khalid Basalamah Official

"Dari Abu al Malih dari bapaknya Radhiyallahu Anhu bahwasanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam melarang menggunakan atau mempergunakan kulit-kulit binatang buas," ujar Ustaz Khalid Basalamah.

Ia mengatakan hadits ini diriwayatkan oleh Abu Daud, At-Tirmidzi, dan An-Nasa'i yang telah disahihkan dalam segi sanadnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjut, Dewan penasihat syariah sekolah Rahmatan Lil 'Alamin Boarding School di Kabupaten Solok, Sumatera Barat itu juga menyampaikan ada hadits lain kulit hewan buas tidak boleh digunakan untuk bahan alas duduk.

Ia mengabarkan hadits tersebut berasal dari riwayat At-Tirmidzi terkait larangan dari Rasulullah SAW menggunakan alas kulit hewan buas.

"Satu riwayat Tirmidzi berbunyi beliau melarang menjadikan kulit-kulit binatang buas dihamparkan sebagai alas," jelasnya.

Ia mengambil contoh kulit hewan buas yang khusus sering digunakan, yakni dari harimau.

Ia memahami kebanyakan orang yang mengenakan pakaian bercorak loreng akan dianggap keren dan selalu gagah di hadapan orang lain.

Menurutnya, orang yang memunculkan rasa pedenya disebabkan pakaiannya berasal dari kulit harimau.

"Karena kan banyak orang melihat kulit harimau itu kan loreng dianggap itu unik dan harimau itu simbolnya karena berani, ganas gitu ya," terangnya.

"Maka banyak orang pikir dengan dia pakaian seperti itu oh dia juga mirip seperti harimau jadi pemberani, jadi ganas," lanjutnya.

Namun, ia mengingatkan sikap tersebut tidak dibolehkan dalam Islam karena bisa memicu kesombongan.

"Ini berlaku bagi laki-laki dan perempuan larangan untuk menggunakan kulit hewan buas masuk dalamnya harimau itu tidak dibolehkan kan sama sekali ya," imbuhnya.

Ustaz Khalid Basalamah kembali berpesan agar seseorang tidak sombong sebaiknya menghindari penggunaan pakaian atau barang berbahan kulit harimau.

Ia berasumsi sikap kesombongan tersebut hanya menimbulkan dosa dan tidak sesuai dengan ajaran agama Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Makanya tidak boleh teman-teman sekalian hanya karena berbangga-bangga, kita taruh alas karpet dari kulit harimau ya," tegasnya.

Kemudian, Ustaz Khalid Basalamah membicarakan jika pakaian dan barang memiliki corak seperti harimau atau hewan buas lainnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT