News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tragis, Selebgram Cut Intan Nabila Alami Kekerasan dalam Rumah Tangga Lebih 5 Kali, Apakah Boleh Istri Ceraikan Suami? Kata Buya Yahya Satu Pukul Saja Sudah...

Kekerasan ini mencuat setelah diviralkan oleh Cut Intan Nabila di Medsos, dan menjadi heboh. Lalu ia melaporkan sang suami, Armor Toreador ke Kepolisian...
Kamis, 15 Agustus 2024 - 03:49 WIB
Tragis, Selebgram Cut Intan Nabila Alami Kekerasan dalam Rumah Tangga Lebih 5 Kali, Apakah Boleh Istri Ceraikan Suami? Kata Buya Yahya Satu Pukul Saja Sudah...
Sumber :
  • dok.kolase tvone

Jakarta, tvOnenews.com-- Menyedihkan jika melihat video yang tengah viral di Media Sosial (Medsos) soal kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), yang dialami oleh Selebgram Cut Intan Nabila pada Selasa (13/8/2024). 

Kasus ini mencuat setelah diviralkan oleh Cut Intan Nabila di Medsos, dan menjadi trending topic. Lalu ia melaporkan sang suami, Armor Toreador ke Pihak Kepolisian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hari ini, Rabu (14/8/2024) Polres Bogor menggelar konferensi pers terkait kasus KDRT Cut Intan Nabila tersebut.  

Pada kesempatan itu, di depan awak media, Armor mengaku melakukan KDRT kepada Cut Intan Nabila sebanyak lebih dari lima kali sejak 2020.  

"Sudah lebih dari lima kali dari tahun 2020," kata Armor Toreador saat konferensi pers tersebut. 

Melihat maraknya kasus KDRT di tengah masyarakat, mengingatkan sebuah pertanyaan, apakah boleh istri gugat cerai suami dalam Islam?. 

Hal ini pun ditanyakan ke Buya Yahya dalam Podcast Tanya Buya di YouTube Microstrategy, dikutip Kamis (15/8/2024).

Ada yang bertanya, seorang wanita alami KDRT selama 10 tahun, apakah boleh ceraikan suami dan apakah jadi dosa?. 

 

Mendengarkan pertanyaan itu, Buya Yahya pun langsung menjawab kalau apabila benar faktanya terjadi alami KDRT selama 10 tahun dari suami. 

Buya Yahya menegaskan boleh istri untuk meminta cerai ataupun menggugat cerai suami.

Hal ini ia menilai, kalau wanita bukan sebagai tempat ring tinju untuk dipukul atau alami kekerasan.

"Jika benar yang apa yang anda sampaikan, bukan wanita durhaka berusaha untuk mengabdi bahkan ngerasain ke suami Anda, itu tidak durhaka. Anda insya Allah sholehah jika benar yang anda sampaikan," kata Buya Yahya menjawab. 

"Kemudian jangankan sampai dipukul berkali-kali, sekali pukul saja sudah diperkenankan kalau minta cerai. Karena perempuan bukan untuk dipukuli, dan kami Ingatkan pada kaum pria, itu sampai ada laki-laki lakukan itu, dia dungu ya mukul istrinya, kaya ring tinju sama istrinya," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, penjelasan lengkapnya Buya Yahya mengatakan hal yang menjadi utama diperhatikan, yakni kondisi setelah cerai dari suami. 

Menurut Buya Yahya, jangan sampai melakukan zina ataupun hubungan terlarang dengan orang lain. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT