Saka Tatal sampai Dikumandangkan Azan saat Ritual Sumpah Pocong, Buya Yahya Tegaskan: Jangan Sampai Korbankan...
- Kolase Tim tvOne & Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV
Ritual sumpah pocong masih menjadi kontroversi karena ada yang menganggap dibolehkan dan tidak dianjurkan dalam ajaran Islam.
Lantas, apakah Islam memperbolehkan seseorang melakukan ritual sumpah pocong dari tindakan mantan terpidana kasus Vina Cirebon, Saka Tatal? Buya Yahya menjawab kasus ini secara gamblang!
Dikutip tvOnenews.com melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV, Jumat (9/8/2024), Buya Yahya mengungkap orang yang berani mengambil sumpah pocong.
Buya Yahya mengambil kasus seseorang yang benar-benar melontarkan ucapan sumpah saat terlibat dalam suatu perkara.
Buya Yahya mengatakan orang lain diyakinkan dengan sumpah seseorang maka masih dibolehkan karena untuk menumbuhkan kepercayaan.
Meski demikian, pria bernama asli KH. Yahya Zainul Ma'arif itu menuturkan orang tersebut harus berhati-hati saat mengucap sumpah.
Menurutnya, sumpah memiliki dampak yang sangat berat dan Allah SWT tidak menyukai terhadap hamba-Nya saat mudah mengucap sumpah.
Tak hanya itu, pengasuh LPD Al Bahjah, Cirebon itu menuturkan orang yang bersumpah juga tidak boleh dalam keadaan terdesak.
Ia menyampaikan hal tersebut agar suatu permasalahan ingin diselesaikan tidak membesar dan menimbulkan masalah baru.
Kemudian, ia menyoroti banyak orang yang menganggap bahwasanya ritual sumpah pocong disebut kegiatan murtad.
Maka, pendakwah berusia 50 tahun itu menegaskan sebaiknya seseorang menghindari perbuatan tersebut. Hal ini berkaca dari tindakan Saka Tatal berani ritual sumpah pocong.
Ia menganggap bahwa ritual sumpah pocong hanya membuat seseorang menjadi korban demi meyakinkan banyak orang.
"Anda mungkin pernah mendengar orang bersumpah dengan cara seperti itu, bahkan ada yang rela mempertaruhkan tangannya untuk dipotong, bersumpah demi pocong, dan sebagainya," ujar Buya Yahya.
Ia mengatakan apabila seseorang tidak salah memilih pergaulan maka orang tersebut mempercayai bahwasanya sumpah pocong dilarang Islam.
Tak hanya itu, ia menyebut seseorang juga tidak pernah rela melunturkan iman yang sudah dimilikinya selama hidup di dunia jika menyadari bahayanya sumpah pocong.
"Bagaimana mungkin Anda bersumpah atas nama Allah dan menggadaikan iman?," tanya Buya Yahya.
Meski demikian, pendakwah itu mengingatkan apabila sumpah dilakukan dengan tujuan baik maka berpotensi mendapatkan pahala.
Load more