News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Anggap Takbiratul Ihram Shalat Sudah Benar, Ternyata Tak Menjamin Dapat Pahala, Ustaz Adi Hidayat Ungkap kalau itu...

Ustaz Adi Hidayat menegaskan cara gerakan dan bacaan takbiratul ihram saat memulai shalat tidak memberikan jaminan ibadahnya raih pahala jika dalam kondisi ini.
Sabtu, 3 Agustus 2024 - 17:32 WIB
Ustaz Adi Hidayat ungkap alasan takbiratul ihram penentu pahala shalat
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & Unsplash/Bimbingan Islam

tvOnenews.com - Shalat berfungsi sebagai amalan ibadah yang telah diwajibkan oleh Allah SWT untuk hamba-Nya.

Shalat menjadi amalan yang pertama kali dihisab di akhirat untuk menentukan kebaikan dan keburukan setiap manusia selama hidup di dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, shalat mempunyai aturan di dalamnya agar seorang Muslim yang mengerjakannya mendapat pahala.

Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan bahwa gerakan dan bacaan takbiratul ihram penentu pahala seseorang setelah mengerjakan shalat.

Lantas, apakah benar takbiratul ihram shalat menjadi gerakan yang harus diperhatikan seorang Muslim untuk mendapat pahala?


Ilustrasi satu keluarga melakukan gerakan takbiratul ihram saat shalat berjamaah. (Envato Elements)

Seperti apa Ustaz Adi Hidayat menerangkan tentang pahala shalat ditentukan melalui gerakan takbiratul ihram? Mari simak penjelasannya di sini.

Dikutip tvOnenews.com melalui unggahan video Instagram @aliqa.id, Sabtu (3/8/2024), Ustaz Adi Hidayat mengisi ceramah tentang takbiratul ihram shalat.

Mulanya Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa kebahagiaan dapat diraih melalui ibadah shalat.

Ia terus mengingatkan amalan pertama kali dihisab di akhirat adalah shalat.

Dari Anas bin Malik meriwayatkan hadis terkait shalat sebagai amalan yang dihisab pertama kali oleh Allah SWT, Rasulullah SAW bersabda:

"Yang pertama kali akan dihisab dari seseorang pada hari kiamat adalah shalat. Jika shalatnya baik, akan baik pula seluruh amalnya. Jika shalatnya rusak, akan rusak pula seluruh amal perbuatannya."

Kemudian, pendakwah asal Pandeglang itu menyoroti perihal cara seseorang ketika takbiratul ihram.

Ia sering melihat bahwa masih banyak orang telah salah dalam melakukan takbiratul ihram saat memulai shalat.

Meski ia juga sering mendapat pengakuan dari orang banyak bahwa mereka menganggap telah benar dalam melakukan cara takbiratul ihram.

Namun, ia menegaskan orang yang merasa sudah benar dalam takbiratul ihram apabila masih membawa tentang dunia maka shalatnya sulit khusyuk.

"Sedikit orang shalat sulit menemukan kekhusyukan karena dia bertakbir masih membawa dunia," tegas Ustaz Adi Hidayat.

Pria usia 39 tahun itu mengatakan bahwasanya cara takbir pembuka shalat mereka masih salah karena disebabkan tidak pernah khusyuk.

Menurutnya, cara takbiratul ihram hanya dijadikan formalitas menunjukkan mereka tidak mengerti gerakan takbir.

"Dia tidak shalat dengan memahami gerakan takbirnya, dia jadikan sebagai formalitas," terangnya.

Dari Abu Sa'id Al-Khudri Radhiyallahu 'Anhu meriwayatkan hadis telah disahihkan Syaikh Al-Albani mengenai kesucian shalat ditandai melalui cara takbiratul ihram yang benar, Rasulullah SAW bersabda:

مِفْتَاحُ الصَّلاَةِ الطُّهُورُ وَتَحْرِيمُهَا التَّكْبِيرُ وَتَحْلِيلُهَا التَّسْلِيمُ

Artinya: "Pembuka shalat adalah bersuci, yang mengharamkan dari perkara di luar shalat adalah ucapan takbir dan yang menghalalkan kembali adalah ucapan salam." (HR. At-Tirmidzi Nomor 238 & Ibnu Majah Nomor 276)

Kemudian, Direktur Quantum Akhyar Institute itu menyampaikan setiap pemahaman dalam gerakan dan bacaan shalat harus benar-benar didalami bersama.

Misalnya takbiratul ihram mempunyai gerakan yang sepele tetapi mempunyai makna dan bacaan Al-Fatihah yang benar.

"Kenapa takbirnya begini? Kenapa tangan kanan menutup yang kiri? Apa maksudnya sampai kita diperintahkan shalat?," tanya Ustaz Adi Hidayat.

"Bagaimana kemudian kita saat baca Al Fatihah? Kenapa yang dibaca itu? Apa yang jadi bimbingan Al Fatihah untuk kehidupan kita?," lanjutnya.

Maka dari itu, ia menegaskan cara takbiratul ihram yang salah dengan memikirkan dunia penyebab shalat tidak khusyuk dan tak akan raih pahalanya.

Meski orang-orang tersebut sudah merutinkan shalat fardhu dan sunahnya setiap hari tidak pernah mendapat pahala selama takbiratul ihram mereka salah.

tvonenews

"Kenapa banyak orang sudah banyak shalat dan sudah tambah sunnahnya tapi belum merasakan kesuksesan yang diidamkannya?," tanya dia lagi.

"Boleh jadi itu menandakan sifat kehusyukannya," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantas KDM Cabut Izin SMK IDN Bogor, Ternyata Pihak Sekolah Tidak Mengurus Perizinan Selama 4 Tahun

Pantas KDM Cabut Izin SMK IDN Bogor, Ternyata Pihak Sekolah Tidak Mengurus Perizinan Selama 4 Tahun

Komisi V DPRD Jawa Barat menyayangkan pihak SMK IDN Bogor tidak mengurus perizinan selama kurang lebih empat tahun hingga berimbas terhadap nasib para siswa....
Dean James Akhirnya Buka-bukaan Soal Skandal Paspor Indonesia di Belanda: Saya Dinonaktifkan dan ...

Dean James Akhirnya Buka-bukaan Soal Skandal Paspor Indonesia di Belanda: Saya Dinonaktifkan dan ...

Bek andalan Go Ahead Eagles Dean James akhirnya bisa bernapas lega. Setelah sempat terjerat polemik administratif bertajuk “Passportgate”, pemain Timnas Indone-
KPK Ungkap Alasannya Tetapkan Tersangka Terhadap Ajudan Gubernur Riau Marjani

KPK Ungkap Alasannya Tetapkan Tersangka Terhadap Ajudan Gubernur Riau Marjani

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasannya menetapkan tersangka terhadap Marjani selaku ajudan Gubernur Riau, Abdul Wahid. KPK menyebut berdasarkan
Tak Gentar, KPK Siap Hadapi Gugatan Rp11 Miliar dari Kubu Ajudan Gubernur Riau

Tak Gentar, KPK Siap Hadapi Gugatan Rp11 Miliar dari Kubu Ajudan Gubernur Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap menghadapi gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh ajudan Gubernur Riau, Marjani. Pelaksana tugas Direktur
Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba,  Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba, Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Langkah awal manis berhasil ditorehkan oleh Timnas Indonesia U-17 dalam ajang Piala AFF U-17 2026. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Jok
Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes diprediksi absen di Piala AFF 2026 karena bukan agenda FIFA. Bung Ropan usulkan John Herdman maksimalkan kekuatan pemain lokal sebagai solusi.

Trending

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes diprediksi absen di Piala AFF 2026 karena bukan agenda FIFA. Bung Ropan usulkan John Herdman maksimalkan kekuatan pemain lokal sebagai solusi.
Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba,  Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba, Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Langkah awal manis berhasil ditorehkan oleh Timnas Indonesia U-17 dalam ajang Piala AFF U-17 2026. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Jok
Driver Taksi Online Tewas Terkapar di Selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, Surat Berobat Korban Ditemukan di Lokasi

Driver Taksi Online Tewas Terkapar di Selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, Surat Berobat Korban Ditemukan di Lokasi

Seorang driver taksi online ditemukan tewas terkapar di area selatan Stasiun Tugu Yogyakarta pada Senin (13/4) pagi. Kondisi tersebut mengundang perhatian warga
KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Wali Kota Madiun, Ada Sekda

KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Wali Kota Madiun, Ada Sekda

KPK memeriksa enam saksi terkait kasus dugaan pemerasan bermodus fee proyek, dana CSR serta penerimaan lainnya yang menjerat Wali Kota Madiun, Maidi. Enam saksi
Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Kabar terbaru Timnas Indonesia kembali jadi sorotan publik. Mulai dari calon striker naturalisasi yang on fire, hingga bocoran skuad full lokal untuk Piala AFF.
Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia bisa saja menghadapi Italia di playoff Piala Dunia 2026. Prediksi mengenai pencoretan Iran oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) meningkat.
Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT