News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

HNW: Tradisi Bukber untuk Damaikan Suasana Setelah Pemilu

Hidayat Nur Wahid (HNW) menilai tradisi buka bersama (bukber) yang telah ada di Indonesia adalah kebiasaan yang baik. Apalagi saat ini tepat setelah Pemilu.
Sabtu, 30 Maret 2024 - 14:51 WIB
Hidayat Nur Wahid
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) menilai tradisi buka bersama (bukber) diperlukan sebab rakyat Indonesia baru saja menuntaskan gelaran Pemilu 2024, bersamaan dengan tahapan gugatan sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK) yang tengah bergulir.

"Dengan adanya bukber, kita bisa saling berbagi dan menguatkan dan cooling down juga," kata HNW, dikutip Sabtu (30/3/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tradisi unik buka puasa bersama atau bukber ini adalah hal yang baik umat Islam dan dapat mengokohkan silaturahmi.

"Ini merupakan tradisi yang menjadikan Islam dipahami oleh bangsa Indonesia sebagai agama yang menggembirakan, bisa menjadikan hidup rukun, dan mengokohkan silaturahmi," kata dia lagi.

Hal itu disampaikannya saat menggelar bukber bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Selatan, ormas Islam, dan elemen masyarakat lainnya di kediamannya, Jakarta Selatan, Kamis (28/3).

Dikatakan pula bahwa tradisi bukber sangat bagus karena tidak hanya diselenggarakan di masjid ataupun rumah para pejabat, tetapi dilakukan pula dari rumah ke rumah, hingga kantor ke kantor.

Di sisi lain, HNW bersyukur MUI pada tahun ini bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengundang 11 ulama dari Palestina untuk menjadi imam di Indonesia sehingga kedua negara bisa meningkatkan kerja sama dan saling mendukung dengan cara yang terbaik.

"Mengundang 11 ulama dari Palestina selain mengokohkan silaturahmi, ukhuwah islamiah, juga untuk saling mendekatkan hubungan Indonesia dan Palestina," katanya.

HNW pun menyambut baik adanya usulan penutupan kegiatan 11 ulama dari Palestina itu dengan diadakannya Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama dengan 11 Ulama dari Palestina di Gedung MPR RI, Jakarta, Senin (1/4/2024).

"Saya menyambut baik dan mengomunikasikan dengan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Beliau ternyata sangat mendukung kegiatan ini," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, bukber MPR, MUI, Baznas, dan 11 ulama Palestina itu merupakan satu kesempatan untuk membuktikan bahwa silaturahmi melalui bukber bisa dilakukan oleh pihak mana pun, bahkan bisa dilakukan pula di MPR.

"Akan kami undang pimpinan MPR, DPR, badan-badan dan alat kelengkapan majelis, pimpinan ormas-ormas Islam, dan Menteri Luar Negeri," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT