News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memangnya Kalau Mau Shalat Harus Baca Usholli? Tak Disangka Jawaban Ustaz Abdul Somad: Jangan Kelahi Gara-gara Ini

Setiap muslim wajib menunaikan shalat fardhu. Untuk memulai setiap shalat, sebagian muslim meyakini sebelum mengerjakan shalat wajib membaca niat atau usholli
Minggu, 31 Desember 2023 - 19:16 WIB
Ustaz Abdul Somad jelaskan hukum membaca niat shalat
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Setiap muslim wajib menunaikan shalat fardhu. Untuk memulai shalat, sebagian muslim meyakini sebelum mengerjakan shalat wajib membaca niat atau usholli.

Namun, apakah niat itu wajib dibacakan ketika akan memulai shalat? Lantas bagaimana cara membaca usholli sebelum shalat dalam Islam?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang pendakwah kondang, Ustaz Abdul Somad atau UAS dalam satu ceramahnya menjelaskan mengenai hukum membaca niat shalat.

Salah satu jamaah menanyakan kepada Ustaz Abdul Somad mengenai bacaan niat shalat.

"Benarkah kita shalat tidak perlu pakai niat?," tanya salah satu jamaah pada Ustaz Abdul Somad.

Seorang Jamaah tersebut merasa bingung lantaran kerap menonton tayangan ceramah Ustaz yang membolehkan bila tidak membaca usholli sebelum shalat.


Ustaz Abdul Somad menjelaskan hukum membaca niat shalat. (Kolase tvOnenews)

Menurut Ustaz Abdul Somad, apabila tidak mengucapkan usholli sebelum shalat hukumnya sah, begitu juga ketika jamaah mengucapkannya.

Sebab, niat tempatnya dalam hati, bukan dalam mulut, sehingga jika hati sudah meniatkan untuk shalat, maka itu termasuk dalam niat atau usholli yang tidak diucapkan.

"Tak diucapkannya niat di mulut, sah. Tempat niat di qalbu, qalbu artinya hati. Tempat niat tuh disini (menunjuk hati), bukan disini (menunjuk mulut)," terang Ustaz Abdul Somad.

Ustaz Abdul Somad menjelaskan kenapa kita diajarkan membaca usholli, karena kita was-was. "Jangan sampai kita was-was, shalat dzuhur atau shalat ashar," ujar Ustaz Abdul Somad.

Menurut Ustaz Abdul Somad, membaca usholli atau niat sebelum shalat, dalam madzhab Syafi'i itu dianjurkan. 

Sedangkan dalam madzhab Maliki dan Hanafi membaca usholli itu tidak dianjurkan, kecuali menolak was-was.

Ustaz Abdul Somad juga berpesan bahwa sebaiknya umat muslim tidak berkelahi karena persoalan perbedaan ini. 

"NU pakai ini, usholli. Muhammadiyah nggak pakai usholli. Dua-duanya sah. Jangan kelahi gara-gara ini," papar Ustaz Abdul Somad, dilansir dari YouTube Tanya Pak Ustaz Abdul Somad, Rabu (25/10/23).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut UAS, jika umat muslim berkelahi gara-gara perbedaan niat atau usholli sebelum shalat, maka yang senang adalah orang yang tidak shalat.

"Kenapa orang itu berkelahi di masjid? Gara-gara usholli. Untung kita tak sembahyang," sambungnya seraya bergurau. (udn/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT