Terkuak, Ternyata Syarat Bung Karno Penuhi Undangan Soviet: Cari Makam Imam Bukhari
- kolase tvOnenews
Makam Imam Bukhari ditemukan di desa Hartang, Samarkand.
Keberhasilan penemuan makam Bukhari menjadikan Sukarno melegenda dan populer di Uzbekistan.
Presiden Sukarno saat itu dikatakan berziarah ke makam Imam Bukhari.
Muazin Masjid Imam Bukhari yang bernama Israil turut menyampaikan bahwa kondisi makam Imam Bukhari saat itu kurang baik dan tidak terawat.
Dalam menyambut kedatangan Sukarno, makam tersebut akhirnya dirapikan.
“Presiden Sukarno merangkak menuju makam lalu memanjatkan doa dan dilanjutkan dengan shalat serta membaca Al-Qur’an” ujar Israil, sebagaimana dikutip dari laman MPR.
![]()
Ilustrasi (freepik/skectpedia)
Siapakah Imam Bukhari?
Imam Bukhari adalah ahli hadits yang termasyhur bersama dengan Imam Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasai dan Ibnu Majah.
Bahkan dalam buku-buku fiqih dan hadis, hadis-hadisnya memiliki derajat yang tinggi.
Imam Bukhari lahir di Bukhara, 13 Syawal 194 H atau 21 Juli 810 dan wafat di Khartank, sebuah desa kecil dekat Samarkand pada hari raya Idul Fitri, 1 Syawal 256 H atau 1 September 870.
Saat ini Makam Imam Bukhari masih dalam tahap rekonstruksi dan akan dibangun cukup besar, karena direncanakan nantinya akan tersedia museum dan masjid dengan kapasitas 10 ribu orang jemaah di dalamnya.
![]()
Wapres Ma'ruf Amin saat Kunjungi Makam Imam Bukhari (wapresri.go.id)
Wapres Ma’ruf Amin Usul Perpustakaan Soekarno Dibangun di Sebelah Makam Imam Bukhari
Keberhasilan penemuan makam tersebut, mendorong Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma'ruf Amin untuk membangun Sukarno Memorial Library. Pembangunan ini diusulkan dibangun di dekat makam Imam Bukhari, yang oleh Sukarno diminta dicari sebagai syarat pemenuhan undangan Soviet tahun 1955.
Usulan itu dilontarkan oleh Ma’ruf Amin kepada Perdana Menteri Uzbekistan, Abdulla Nigmatovic, saat kunjungan ke Uzbekistan pada Juni 2023 lalu.
“Saya juga sampaikan tadi supaya dibangun semacam Sukarno Memorial Library di tempat makam (Imam Bukhari).” ucap Ma’ruf yang dikutip dari laman Antaranews pada Rabu (16/08/2023).
Pembangunan ini sebagai bentuk mengenang jasa Bung Karno yang telah diberikan kepada negara Uzbekistan. Pembangunan Sukarno Memorial Library itu diharapkan dapat mempererat hubungan antara Indonesia dengan Uzbekistan. (mg9)
Load more