News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Boleh atau Tidak Kucing Dikebiri? Ini Jawaban Ustaz Abdul Somad, Ternyata...

Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa hukum steril pada kucing jantan adalah menyiksa binatang, tak boleh menyiksa binatang. Namun steril pada kucing betina boleh
Rabu, 10 Mei 2023 - 19:14 WIB
Boleh atau Tidak Kucing Dikebiri? Ini Jawaban Ustaz Abdul Somad, Ternyata...
Sumber :
  • istockphoto.com

tvOnenews.com - Banyak dari pecinta hewan terutama kucin dan anjing melakukan kebiri pada peliharaan mereka dengan berbagai tujuan.

Salah satunya adalah untuk menurunkan resiko kanker serviks pada rahim, agar lebih penurut dan tidak berkeliaran keluar rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah seorang jamaah bertanya pada Ustaz Abdul Somad tentang bagaimana hukum mengebiri kucing dalam Islam, apakah boleh atau tidak.

Dilansir Rabu (10/05/23) dari tayangan youtube channel Tanya Ustadz Abdul Somad dengan judul "Bolehkah Kucing Dikebiri Atau Disteril? - Ustadz Abdul Somad Lc. MA" yang diunggah pada 10 Januari 2018.

"Apa hukumnya kebiri kucing jantang agar tidak keluar rumah?," tanya salah seorang jamaah pada Ustaz Abdul Somad.

"Menyiksa binatang, tak boleh menyiksa binatang," jawab UAS.

Boleh atau Tidak Kucing Dikebiri? Ini Jawaban Ustaz Abdul Somad, Ternyata... Source: istockphoto

UAS kemudian menjelaskan bahwa Nabi SAW melihat salah seorang sahabat membakar kayu dan menusukkan pada sarang semut, lalu nabi berkata 'Tak boleh membakar dengan api kecil, karena Allah pemilik api,'. 

Selain itu Ustaz Abdul Somad juga menerangkan hal lain seperti tidak boleh buang air kecil di lubang tanah.

"Tidak boleh kencing di lubang tanah. Kalau kamu mau bunuh sekali pukul mati. Kalo kamu menyembelih, sembelih dengan baik, potong. Bagaimana menyembelih dengan baik, tajamkan pisaunya. Buatlah sapi atau kambing dalam keadaan tenang, agar tidak menyiksa binatang," ujar UAS.

"Wahai Abu Umair, apa yang dilakukan burung kecil? Maka burung-burung boleh dipelihara tetap diberi makan, dan berpasang-pasangan. Kalo tidak maka dia menyiksa, lepaskan," jelas Ustaz Abdul Somad.

UAS kemudian mengisahkan bahwa ada seorang perempuan Bani Israil, mengambil air dari dalam sumur dengan kasutnya, dia berikan kepada seekor anjing, dan Allah ampunkan dosanya. 

Namun ada juga seorang perempuan yang ahli ibadah, kemudian menahan kucing dari makannya, maka Allah akan azab dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut UAS, persoalan makan, minum, keperluan bersama pasangan adalah bagian keperluan manusia dan hewan, maka haruslah seseorang menjaga hal itu.

Menurut Ustaz Abdul Somad, hukum steril pada kucing betina atau hewan, berbeda dengan hukum kebiri. Jika kebiri pada jantan itu dilarang, maka hukum steril itu dibolehkan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT