News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tujuh Ciri Pasangan Red Flag yang Wajib Diwaspadai Saat Berhubungan, Hati-hati Terjebak Dalam Toxic Relationship!

Red flag atau bendera merah menjadi salah satu istilah yang ramai dibicarakan di media sosial. Beberapa ciri pasangan yang red flag kerap ditemukan. Apa saja?
Selasa, 11 Oktober 2022 - 14:03 WIB
ciri red flag
Sumber :
  • Freepik

Red flag atau bendera merah menjadi salah satu istilah yang ramai dibicarakan di media sosial. Istilah ini merujuk pada pertandingan olahraga di mana bendera merah akan diangkat sebagai tanda suatu permainan harus dihentikan sebab terjadi pelanggaran.

Begitu pula dengan red flag yang sebaiknya menjadi tanda seseorang untuk memutuskan mundur atau hati-hati dari sebuah hubungan. Pasalnya, menjalin hubungan dengan seseorang yang memiliki tanda red flag berisiko mengakibatkan terjerat dalam hubungan tak sehat atau toxic relationship.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika masih belum yakin dengan pasangan, sebaiknya kenali dulu 7 ciri seseorang memiliki red flag berikut ini.

Menunjukkan kekerasan

Ketika pasangan menunjukkan gelagat kekerasan, maka hal tersebut adalah tanda bahaya yang cukup serius. Ciri satu ini menunjukkan kalau ia memiliki cara menyalurkan emosi yang kurang sehat.

Dalam beberapa kasus hal ini menjadi indikasi bahwa pasangan merupakan sosok yang kurang empati terhadap orang lain. Kebiasaan melakukan kekerasan ini perlu diwaspadai karena cukup sulit untuk diubah.

Terlalu cemburu terhadap pasangan

Red flag selanjutnya yang perlu diwaspadai adalah sifat pasangan yang terlalu pencemburu atau mengikat. Hati-hati, hal ini bisa menjadi tanda bahaya karena pasangan berisiko melarang dalam beraktivitas, bahkan membatasi pertemanan.

Ciri red flag ini akan sangat berpengaruh dalam kehidupan sosial, karena umumnya seseorang menjadi akan terkekang dalam keseharian. Demi pengembangan diri, sebaiknya hindari pasangan yang terlalu pencemburu.

Kerap menceritakan keburukan mantan

Membicarakan mengenai masa lalu adalah hal yang wajar dalam menjalin hubungan, terutama ketika baru memulai kencan dengan seseorang. Namun jika pasangan secara terus menerus membicarakan keburukan mantannya maka perlu diwaspadai.

Pasalnya, ia kemungkinan besar juga akan melakukan hal yang serupa ketika selesai dari hubungan yang sedang terjalin. Hal tersebut menjadi tanda red flag karena kemungkinan besar ia juga merupakan pribadi yang tidak dapat menyimpan rahasia dengan baik.

Tiba-tiba terlalu romantis

Memiliki pasangan yang romantis tentunya adalah anugerah tersendiri. Namun jika pasangan tiba-tiba berubah menjadi romantis di luar kebiasaannya, maka hati-hati. Sebab kemungkinan besar hal ini adalah bentuk dari love bombing.

Bentuk perhatian secara tiba-tiba ini perlu diwaspadai karena bisa jadi ia sedang menyembunyikan atau mengharapkan sesuatu balasan di kemudian hari.

Tujuan hubungan yang tidak cocok

Tujuan hubungan yang bertentangan bisa menjadi salah satu tanda red flag yang harus diwaspadai. Pasalnya, hubungan dengan tujuan yang tidak selaras berisiko menyebabkan perpisahan di kemudian hari.

Dibandingkan harus menunda perpisahan lebih baik, pikirkan sejak sekarang. Ada beberapa topik yang umumnya membuat tujuan hubungan menjadi tidak selaras. Misalnya, keinginan untuk memiliki anak, pembagian peran dalam tugas rumah tangga, dan pengelolaan keuangan.

Memiliki riwayat perselingkuhan

Sebuah hubungan yang sehat membutuhkan kepercayaan satu sama lain. Karena itu riwayat perselingkuhan pasangan bisa menjadi salah satu red flag yang wajib diwaspadai. Tentu kurang menyenangkan jika terus-terusan curiga terhadap pasangan, bukan?

Karena itu, tanyakan terlebih dahulu pada diri sendiri sebelum menjalin hubungan dengan seseorang yang telah memiliki riwayat perselingkuhan. Jangan sampai mengorbankan perasaan sendiri karena akan menjadi bom waktu di kemudian hari.

Sering gaslighting

Gaslighting merujuk pada seseorang yang mengatakan atau melakukan sesuatu dengan tujuan untuk membuat orang lain ragu terhadap dirinya sendiri.

Seseorang yang gaslighting memiliki ciri-ciri khusus, antara lain punya kebiasaan berbohong, kerap memutarbalikkan fakta, menuduh atau bereaksi berlebihan, dan menggunakan taktik manipulatif lain agar korban merasa bersalah.

Seseorang yang memiliki kebiasaan gasligthing ini perlu diwaspadai jika ingin dijadikan pasangan. Pasalnya, mereka lebih berisiko menyebabkan trauma secara emosional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika pasangan memiliki banyak ciri-ciri di atas sebaiknya waspadalah. Sebelum hubungan berlanjut ke arah yang lebih serius pikirkan berulangkali akan risiko terjebak dalam toxic relationshop.

Umumnya seseorang yang memiliki tanda red flag akan menunjukkan pola yang berulang dalam keseharian. Sifat-sifat yang mengarah ke ciri red flag umumnya dapat dengan mudah dilihat sehingga tidak perlu bingung untuk menentukannya. (lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT