News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fenomena 'Citayam Fashion Week': Momentum Nyata Merebut Ruang Inklusif bagi Publik

Fenomena Citayam Fashion Week (CFW) tentu masih hangat di telinga kita. kegiatan yang dilakukan remaja-remaja dari pinggiran Jakarta untuk saling unjuk gigi memamerkan outfit di kawasan MRT Dukuh Atas, Jakarta ini sukses menarik perhatian netizen.
Minggu, 17 Juli 2022 - 17:57 WIB
Remaja 'SCBD'
Sumber :
  • Tim tvOne/Julio Trisaputra

Remaja 'SCBD (tim tvOne/Prasetyo Agung G.)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain ditunjang mudahnya transportasi publik, adanya penjaja makanan macam starling sebenarnya turut membuat anak-anak remaja tersebut tidak perlu merogoh kocek mendalam untuk sekedar ngopi atau makan ringan bila dibandingkan harus ke mall.

Ketika kami mengunjungi tempat ini, kami pun mahfum kenapa anak-anak tersebut betah berlama-lama untuk nongkrong menunjukkan eksistensi dengan berswafoto, membuat konten, atau sekedar menjadi bagian fenomena CFW dengan berjalan hilir-mudik sepanjang trotoar. 

Adanya lanskap latar belakang gedung-gedung perkantoran yang menjulang tinggi dan tidak dimiliki kawasan di kota penyangga Jakarta juga turut melengkapi kebutuhan feed yang instagrammable bagi mereka. 

Kebutuhan Ruang Publik yang Inklusif 

Keberadaan ruang publik yang inklusif bagi semua golongan tentu menjadi PR bersama bagi pemerintah dalam menyediakan ruang terbuka hijau (RTH) yang berguna sebagai ruang berekspresi dan menjalin komunikasi tanpa intervensi dari pihak manapun.

Fenomena munculnya CFW menurut beberapa pakar memang menjadi gambaran kurang tersedianya ruang publik yang inklusif, baik di dalam atau luar Jakarta, khususnya masayarakat kelas menengah ke bawah dalam mengaktualisasikan diri mereka.

Pengamat Tata Kota Nirwono Yoga mengungkap, hadirnya CFW seharusnya mendorong pemda di kawasan penyangga Jakarta, termasuk Citayam, Bojong Gede (Kab Bogor) dan Depok, untuk menyediakan ruang-ruang publik yang inklusif bagi semua orang.

“Menilik fenomena ini seharusnya mendorong  Pemerintah Kota di pinggiran Jakarta untuk menyediakan ruang publik atau taman-taman lebih banyak serta menarik dengan desain kekinian,” papar Nirwono pada tvonenews Minggu, (17/7/2022).

Dia mengungkap saat ini juga menjadi momentum yang tepat bagi Pemkot setempat  untuk membuka ruang publik  yang berkualitas dengan berbagai kegiatan anak muda yang dapat diakses semua kalangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dengan adanya ruang publik yang gratis, dan strategis (mudah dicapai), sehingga jika mereka ingin berkegiatan tidak perlu ke Dukuh Atas (Jakarta),” tandas Dosen sebuah Universitas Swasta di Jakarta Barat itu.

Dari hasil penelitian, kebutuhan RTH di Jakarta setidaknya harus memiliki luas 30 persen sesuai amanat undang-undang dari luas administrasi kota, namun kebutuhan itu hanya dapat dipenuhi oleh Pemprov kurang dari 10 persen.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT