1 Bulan Lalu Hendrikus yang Diduga Habisi Nyawa Nus Kei Unggah 'Dikasih Kerjaan 1 M Ambil Ginjal Bintang', Kini Jadi Tersangka
- foe peace simbolon
"Berdasarkan pengakuan pelaku, motif pelaku adalah balas dendam," ujar Rositah kepada awak media, Senin (20/4/2026).
Lebih lanjut, Rositah menjelaskan, HR dan FU memiliki dendam kepada paman John Kei itu. Sebab, Nus Kei dinilai sebagai otak di balik pembunuhan saudara kedua pelaku.
Aksi pembunuhan tersebut terjadi pada 2020. Sementara, saudara kedua pelaku atas nama Fenansius Wadanubun biasa disapa Dani Holat.
"Kedua pelaku dendam karena korban Nus Kei adalah otak di balik pembunuhan saudara kedua pelaku," terang Rositah.
Kata dia, pelaku menyebut kejadian itu persis di sekitar Apartemen Metro Galaxi Kalimalang, Bekasi.
Terkini, polisi menetapkan Hendrikus dan Finansius sebagai tersangka. Rositah menjelaskan, keputusan itu seuusai penyidik Polda Maluku menggelar perkara dari hasil pemeriksaan intensif.
Ia menegaskan, polisi memastikan proses hukum berjalan dengan lancar. Kedua pelaku langsung ditahan di dalam rutan.
"Sudah dtetapkan (sebagai) tersangka dan ditahan di Rutan Polda Maluku tadi malam," tegas Rositah.
Kedua pelaku penikaman Nus Kei terjerat pasal berlapis. Mereka diduga terlibat dalam dugaan pembunuhan berencana sehingga potensi mendapat hukuman berat, seperti penjara 20 tahun, seumur hidup hingga pidana mati.
Kronologi Pembunuhan Nus Kei
- Istimewa
Diketahui, Nus Kei tewas setelah bersimbar darah. Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara ini meninggal dunia akibat menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal (OTK).
Rositah menjelaskan kronologi insiden tersebut. Hal itu terjadi setelah tiba di Bandara Karel Sadsuitubun pada Minggu (19/4/2026), sekitar pukul 11.25 WIT.
di area pintu keluar bandara, korban mendadak langsung ditikam. padahal korban baru saja mendarat dari Jakarta.
"Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga pelaku langsung melarikan diri usai kejadian," jelasnya.
Korban langsung dibawa oleh keluarga. Korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT agar mendapat penanganan medis.
Sayangnya penanganan tersebut berakhir gagal. Nyawa Nus Kei tidak dapat diselamatkan lantaran terluka parah.
Load more