Top 3: Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Rumah di Depan Mata, Media Malaysia Tak Habis Pikir, FIFA Puji Indonesia
- kolase tim tvOnenews
tvOnenews.com - Kabar tentang gebrakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hingga Timnas Indonesia menjadi topik terpopuler di tvOnenews.com pada 2 April 2026.
Berikut rangkuman tiga artikel paling populer di tvOnenews.com:
KDM Sebut Bantuan Renovasi Rumah untuk Warga Jawa Barat Sudah di Depan Mata
- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
Kabar baik datang bagi masyarakat Jawa Barat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi segera menggulirkan program renovasi rumah tidak layak huni dalam skala besar.
Puluhan ribu rumah ditargetkan akan diperbaiki dalam waktu dekat, menjadi harapan baru bagi warga yang selama ini kesulitan mendapatkan bantuan perumahan.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov Jawa Barat dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Dedi Mulyadi bahkan turun langsung membahas rencana tersebut bersama Menteri PKP, Maruarar Sirait.
Salah satu terobosan utama dalam program ini adalah sistem pendaftaran yang dibuat lebih terbuka.
Masyarakat kini bisa mengajukan bantuan secara langsung tanpa harus memiliki akses politik atau kedekatan dengan pihak tertentu.
“Selama ini akses bantuan sulit kalau tidak punya akses ke pemerintah. Sekarang warga bisa mendaftar langsung secara perorangan,” ujar Dedi Mulyadi.
Menteri Maruarar Sirait pun menyambut baik langkah tersebut dan menyebutnya sebagai terobosan besar yang memberi kesempatan luas bagi masyarakat untuk mendapatkan bantuan, selama memenuhi aturan yang berlaku.
Adapun syarat utama penerima bantuan adalah memiliki rumah sendiri yang tidak layak huni serta status tanah yang jelas dan tidak bermasalah.
Program ini memang ditujukan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Untuk mempermudah proses, pemerintah juga tengah menyiapkan aplikasi khusus yang memungkinkan warga mendaftar secara langsung.
Program ini ditargetkan mulai berjalan pada April mendatang.
Tak hanya memperbaiki kualitas hunian, program ini juga diprediksi mampu menggerakkan ekonomi daerah.
Setiap proyek renovasi rumah setidaknya melibatkan beberapa tenaga kerja, sehingga membuka lapangan pekerjaan baru dan mendorong aktivitas usaha seperti warung, toko material, hingga jasa transportasi.
Baca berita selengkapnya Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata
Media Malaysia Soroti Kekalahan Indonesia di Final FIFA Series, Tetap Apresiasi Performa Garuda
- ANTARA
Kegagalan Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA Series 2026 turut menjadi perhatian media Malaysia, Makan Bola.
Meski hasil akhir dinilai pahit, mereka menilai performa skuad Garuda tetap menunjukkan banyak hal positif.
Dalam laporannya, Makan Bola menyoroti kekalahan 0-1 Indonesia dari Bulgaria di partai final.
Hasil tersebut menghentikan langkah tim asuhan John Herdman setelah sebelumnya tampil meyakinkan dengan kemenangan telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di semifinal.
Pada laga final, Indonesia sempat memberikan perlawanan sengit meski harus menghadapi tim dengan peringkat FIFA lebih tinggi.
Gol penalti Bulgaria di babak pertama menjadi penentu, sementara upaya Indonesia di babak kedua belum mampu menghasilkan gol penyama kedudukan.
Salah satu peluang terbaik datang dari Ole Romeny, namun tembakannya hanya membentur mistar gawang.
Meski gagal juara, Makan Bola menilai perkembangan Timnas Indonesia di bawah arahan Herdman cukup signifikan.
Mereka menyebut turnamen ini sebagai modal penting bagi skuad Garuda untuk menghadapi ajang selanjutnya, termasuk ASEAN Hyundai Cup.
Penampilan Indonesia dinilai tetap menjanjikan dan membuka peluang untuk terus berkembang di level yang lebih tinggi.
Baca berita selengkapnya Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif
Indonesia Kalah di Final, Tapi Dapat Pujian dari FIFA
- Instagram/erickthohir
Timnas Indonesia harus puas sebagai runner-up FIFA Series 2026 setelah kalah 0-1 dari Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Gol tunggal dicetak Marin Petkov lewat penalti usai pelanggaran Kevin Diks.
Meski kalah, performa Indonesia dinilai cukup baik dengan penguasaan bola dominan dan sejumlah peluang, meski gagal dimaksimalkan.
Di balik hasil tersebut, FIFA justru memberikan apresiasi tinggi.
Sanjeevan Balasingam memuji profesionalisme Indonesia sebagai tuan rumah, mulai dari suporter hingga organisasi yang dinilai sesuai standar FIFA.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, juga menyambut positif pujian tersebut dan membuka peluang Indonesia kembali menjadi tuan rumah turnamen internasional.
Meski gagal juara, pencapaian ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk terus berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.
Baca berita selengkapnya Meski Kalah dari Bulgaria, Indonesia Banjir Pujian dari FIFA
(anf/asl/gwn)
Load more