News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tahu Agus Salim Dipolisikan Pratiwi Noviyanthi, Farhat Abbas Beri Reaksi Menohok: Mereka Mencari Tenar

​​​​​​​Agus Salim dipolisikan Pratiwi Noviyanthi, Farhat Abbas beri reaksi menohok. Ia menyebut kliennya mencari keadilan, sementara pihak Novi dianggap mencari tenar.
Kamis, 12 Maret 2026 - 03:28 WIB
Agus Salim, Pratiwi Noviyanthi
Sumber :
  • Kolase YouTube

tvOnenews.com - Aksi saling sindir di media sosial antara Agus Salim dan Pratiwi Noviyanthi semakin memanas setelah konflik keduanya resmi masuk ke ranah hukum.

Laporan yang diajukan Pratiwi Noviyanthi ke kepolisian membuat polemik donasi yang sebelumnya ramai di media sosial kini berkembang menjadi perkara hukum yang serius.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 4 Maret 2026, Pratiwi Noviyanthi melaporkan Agus Salim ke Polres Tangerang Selatan atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. 

novi
Pratiwi Noviyanti dan Kuasa Hukum, G Nyoman Tio Rae. (Sumber: YouTube Cumicumi)

Laporan tersebut diajukan setelah Novi merasa namanya diserang melalui tudingan bahwa dirinya menggunakan dana donasi secara tidak semestinya.

Kuasa hukum Novi bahkan menyebut laporan tersebut berpotensi menyeret Agus Salim pada ancaman hukuman hingga enam tahun penjara jika terbukti melanggar ketentuan hukum terkait pencemaran nama baik melalui media elektronik. 

Selain Agus, laporan itu juga disebut menyasar dua orang lainnya yang diduga ikut menyebarkan tuduhan di media sosial.

Menanggapi langkah hukum tersebut, Farhat Abbas yang menjadi kuasa hukum Agus Salim langsung memberikan reaksi keras. 

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam menghadapi laporan yang dilayangkan oleh Pratiwi Noviyanthi.

Menurut Farhat Abbas, pernyataan yang disampaikan kliennya tidak bisa serta-merta dianggap sebagai fitnah. 

Ia justru menilai bahwa apa yang diungkapkan Agus Salim berkaitan dengan persoalan dana donasi yang perlu dipertanyakan secara terbuka.

Dalam sebuah tayangan YouTube Cumicumi yang diunggah pada 9 Maret 2026, Farhat Abbas memaparkan pandangannya mengenai polemik tersebut.

farhat abbas
Kuasa Hukum Agus Salim, Farhat Abbas. (Sumber: YouTube Cumicumi)

“Logika sederhana, Agus mendapat sumbangan. Uangnya katanya dititip untuk buat Agus, ternyata dibagi buat orang lain,” ujar Farhat Abbas.

Ia bahkan mempertanyakan pengelolaan dana tersebut dengan pernyataan yang cukup tajam.

“Kalau bukan namanya penggelapan, apa namanya? Kita minta ke Polda Metro Jaya untuk segera mengusut dan menyelesaikan perkara ini,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Farhat Abbas juga menegaskan bahwa uang yang menurutnya menjadi hak Agus Salim seharusnya dikembalikan.

“Nah, dan uang Agus harus dikembaliin. Sekarang kalaupun nanti ada Novi mau ngejek-ngejek Agus, tetap menang benar dan tidak bisa dilaporkan,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT